Tenangkan Bocah yang Disunat, Kapolda Kepri: Kayak Digigit Semut, Kan!

Tenangkan Bocah yang Disunat, Kapolda Kepri: Kayak Digigit Semut, Kan!

Senyum Kapolda Kepri Irjen Andap Budhi Revianto menyaksikan usainya proses penyunatan terhadap bocah Zaki.

Batam - Kejadian menarik terjadi saat Bakti Kesehatan yang dihelar Polda Kepri di Grand Mall Batam, Senin (24/6/2019) pagi.

Salah satu bocah, Toriq Zaki Aisyah (11) yang ikut dalam kegiatan khitanan massal meronta-ronta ketika akan disunat.

“Sakit sakit sakit, nggak mauu,” teriaknya ketika perawat hendak melakukan proses pemotongan.

Meski sudah dibujuk beberapa kali oleh orangtuanya, dia tetap meronta-ronta. Padahal perawat belum sempat melakukan proses sunat.

“Sebentar-sebentar, aku minum dulu, aku minum dulu,” katanya mencari alasan.

Perawat yang bertanggungjawab menyunatinya pun sempat menyerah dengan tindakan Zaki, karena masih banyak pasien yang akan disunat.

Namun setelah dibujuk dan perawat meminta bantuan polisi sebanyak dua orang untuk menahan rontaannya, barulah proses sunat bisa dilkakukan. 

Namun proses penyunatan tetap tidak gampang karena Zaki terus meronta walaupun dia sempat membaca doa.

Proses penyunatan Zaki pun lebih lama dibandingkan anak-anak lainya, sekitar 30 menit baru dia bisa tenang.

Kapolda Kepri, Irjen Andap Budhi Revianto yang ada di sana pun ikut menyempatkan diri memberikan semangat kepada Zaki.

“Sudah selesai kan? Alhamdulillah. Kayak digigit semut saja kan rasanya,” kata Andap.

Acara khitanan massal ini dihelat Polda Kepri bersempena dengan peringatan Hari Bhayangkara ke-73 yang diperingati pada 1 Juli mendatang. Total ada 165 anak yang ikut serta dalam khitanan massal ini.

(ude)