TKI Ilegal Sembunyikan 220 Gram Sabu di Balik Sandal

TKI Ilegal Sembunyikan 220 Gram Sabu di Balik Sandal

Komandan Lantamal IV Tanjungpinang, Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah menghadirkan tersangka penyelundup sabu. (Foto: istimewa)

Tanjungpinang - Tim F1QR unit 1/Jatanrasla Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang meringkus satu penyelundup narkoba jenis sabu dari Malaysia.

Adalah Usman bin Muhammad Yusuf merupakan Warga Negara Indonesia asal Aceh yang diduga sebagai tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal. Dia ditangkap di perairan Batuampar, Batam, Kepulauan Riau, Kamis (30/5/2019).

Komandan Lantamal IV Tanjungpinang, Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah mengatakan penangkapan Usman diawali saat Tim F1QR unit 1/Jatanrasla Lantamal IV Tanjungpinang yang dipimpin Mayor Laut (T) Rudi Amrudin, awalnya memeriksa tiga boat pancung kayu asal Batam yang membawa 55 tenaga kerja ilegal (TKI) ilegal asal Malaysia tujuan Batumerah, Batuampar.

Pada saat pemeriksaan, Usman menunjukkan gelagat mencurigakan. Saat digeledah, petugas mendapati sesuatu yang mencurigakan tersimpan di bagian alas kaki.

Saat sandal dibongkar, petugas mendapati dua bungkus narkoba jenis sabu seberat 220 gram. Selain itu turut juga diamankan barang bukti satu buah paspor milik Usman, uang tunai Rp1,3 juta dan 70 Ringgit Malaysia.

"Berdasarkan pemeriksaan sementara, ini merupakan aksi pertama pelaku menyelundupkan sabu. Barang ini juga menurut pelaku hendak diedarkan ke Aceh, kampung halamannya," tambah Arsyad.

Usman kini ditahan untuk proses hukum lebih lanjut. 

(*)