Tega, Maling di Yogyakarta Gasak Kuda Penarik Andong

Kereta andong di kawasan Malioboro, Yogyakarta. (Foto: AGolf)

Yogyakarta - Apes, begitulah nasib yang harus dialami oleh Wajiyono (43), kusir andong di Yogyakarta. Bagaimana tidak, kuda kesayangannya yang digunakannya untuk mencari nafkah dengan menarik andong hilang diambil orang.

Wajiyono, mengaku telah memasukkan kuda betina tersebut ke kandangnya yang berjarak 15 meter di sebelah selatan rumahnya. Wajiyono lalu memberi makan kudanya sekitar pukul 21.00 WIB.

“Pemilik lalu mengunci pintu kandang dan mengikat kudanya di kandang tersebut,” kata Kapolsek Gamping, Kompol Hendri Multi dilansir kumparan, Sabtu (30/3/2019).

Karena sudah merasa aman, pemilik lantas masuk ke rumahnya untuk beristirahat. Keesokan harinya sekitar pukul 03.30 WIB, Wajiyono mendapati kudanya sudah tidak ada di kandang ketika dirinya akan memberikan makan. Wajiyono kaget karena kandangnya terbuka, padahal sebelumnya ia yakin telah mengunci kandang kudanya.

Adapun ciri dari kuda betina milik Wajiyono yang hilang yaitu, berwarna kuning dengan tinggi 135 cm, memiliki tulisan angka 23 di bagian pantat kanan, berekor pendek patah, dan di seluruh badan ada bekas guntingan rambut.

Menyadari jadi korban pencurian, Wajiyono melaporkan hal ini ke Polsek Gamping untuk ditindaklanjuti. Petugas langsung mendatangi tempat kejadian dan melakukan olah TKP. Hingga saat ini, kasus pencurian yang dialami korban masih dalam proses penyelidikan.

“Korban mengalami kerugian 1 ekor kuda yang diperkirakan seharga Rp 18 juta,” katanya. 

(*)