Buruh Galian Ini Termenung Jadi Korban Curanmor di Batam Centre

Ahmad (53), seorang buruh kasar proyek galian menjadi korban curanmor. (Foto: ist)

Batam - Pelaku curanmor di Batam kian menjengkelkan. Pria paruh baya, Ahmad (53) pun menjadi korban. Buruh kasar pekerja galian itu tak menyangka sepeda motor kesayangannya digondol pencuri. Padahal ia tengah bertungkus lumus menggali tanah menyelesaikan pekerjaannya untuk mencari nafkah.

Lelaki asal Kendal itu sebenarnya ke Batam mencari penghidupan. Ia rela berpisah dari keluarga di jawa dan bekerja sebagai buruh kasar. Kebetulan ada proyek galian fiber optic. Dari data di KTP, terlihat Ahmad bekerja sebagai petani waktu di kampung.

Kesialannya terjadi saat bekerja sebagai penggali di tepi jalan di dekat Bida Asri II, Batam Center, Minggu (11/3/2019) sore sekitar pukul 17.00 WIB.

Sepeda motor satu-satunya, Suzuki Smash warna hitam BP 6147 FH dicuri orang tak dikenal saat dia sedang bekerja. Seorang Saksi, Agoes Goenawan yang sempat menolong Ahmad saat itu juga tidak dapat berbuat banyak.

“Sebelumnya dia mengatakan ada pemuda yang meminjam sepedamotornya. Dua kali mau minjem, tapi pak Ahmad nggak mau ngasih. Dia nggak kenal sama orang itu, masih muda sekitar umur 25-an,” ujar Agoes menceritakan kejadian tersebut, Senin (11/3/2019).

Namun tak lama, Ahmad yang tengah asyik bekerja melakukan penggalian kaget, sepeda motornya raib. Diduga pelaku membobol kontak kendaraan itu menggunakan kunci T.

Agoes menolong Ahmad yang panik ketika kendaraannya dibawa kabur. “Saya bantu kejar sampai ke daerah Batu Besar, tapi nggak terkejar. Kehilangan jejak saya, padahal kata si bapak minyak motornya udah mau habis,” ucapnya.

Namun upaya itu sia-sia. Pelaku pencurian sudah tak terlacak. Mereka langsung mendatangi Polsek Batam Kota untuk membuat laporan. “Alhamdulillah sudah diterima oleh pihak kepolisian,” kata Agoes.

Saking sedih kendaraannya dicuri, Ahmad balik ke tempat dia bekerja tadi. Ia lebih banyak termenung. “Malahan dia sempat tidur di sana,” kata Agoes lagi.

Agoes melanjutkan, Ahmad kembali ke rumah mandornya setelah teman-temannya menjemputnya sekitar pukul 01.00 WIB. “Katanya dia sayang kali sama motornya itu," sebut Agoes.

Batamnews sempat mengonfirmasi kasus ini ke Kapolsek Batam Kota. Namun belum ada keterangan resmi.

(ude)