Temui Tokoh Agama di Batam, Wakapolda Kepri: Jangan Sampai Kita Terpecah Belah

Temui Tokoh Agama di Batam, Wakapolda Kepri: Jangan Sampai Kita Terpecah Belah

Wakapolda Kepri, Brigjen Pol Yan Fitri bersama para tokoh agama di Batam usai menggelar pertemuan. (Foto: Kokorimba/Batamnews)

Batam - Pemilu 2019 akan digelar sekira 20 hari lagi. Polda Kepri mengajak seluruh warga menyambut pesta demokrasi itu dengan penuh suka cita dan persaudaraan.

Wakil Kepala Kepolisian Daerah Kepri Brigjen Pol. Yan Fitri Halimansyah mengatakan Indonesia diwarisi sumber daya alam, budaya, suku serta keragaman bahasa dan disatukan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia yang hidup rukun dan damai.

"Kewajiban kita adalah mewariskan kembali hal tersebut kepada anak cucu kita. Dai dan Gembala adalah panutan bagi umat, sehingga harus menyampaikan segala kebaikan-kebaikan yang mempunyai referensi yang jelas," kata Yan Fitri di hadapan ratusan pemuka agama di aula PIH Batam Centre, Rabu (27/3/2019).

Dia mengajak para pemuka agama memiliki peran dalam menjaga kebhinnekaan dengan melawan hoaks, fitnah, dan sebagainya. Jangan sampai hal-hal negatif tersebut, justru keluar dari rumah ibadah.

Masyarakat Kota Batam, lanjut Yan Fitri, harus bisa menjadi contoh bagi daerah lain sebab berbatasan langsung dengan negara tetangga sehingga menjadi etalase bagi Indonesia. 

"Mari bersama jaga budaya Melayu sebagai payung kebudayaan di Kepri karena mengacu pada penyebaran manusia Melayu bukan merupakan suatu suku, karena kita berasal dari asal yang sama," tambahnya.

Menghadapi pesta demokrasi yang kurang lebih 20 hari lagi, dia berharap para Dai dan Gembala dapat mengajak para jemaahnya untuk datang ke TPS.


"Dukungan dan doa dari segenap lapisan masyarakat agar Pemilu 2019 berlangsung aman, lancar dan damai karena keberhasilan Pemilu adalah untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia,"  tegasnya.

(jim)