Penampakan Proyek Miliaran Pembangunan WC Umum di Karimun

Penampakan Proyek Miliaran Pembangunan WC Umum di Karimun

Proyek WC umum di RT 04/04 Sei Pasir, Meral. (Foto: Edo/Batamnews)

Karimun - Warga di RT 04/04, Kelurahan Sei Pasir, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun terheran-heran dengan proyek WC umum di lokasi itu. Proyek tersebut terkesan `menyampah` di tengah lingkungan warga.

Selain lokasinya berada di tanah milik warga, desain dan fungsi WC umum ini juga menjadi pertanyaan. Empat bangunan WC umum yang berdiri di atas lahan milik warga tersebut diketahui belum pernah difungsikan sejak dibuat pada tahun 2016 lalu.

Dari plang proyek, bangunan Pengelolaan Sanitasi Ipal Komunal dengan pagu anggaran senilai Rp 1,035,853,000 dibangun oleh Kontraktor Pelaksana CV Dwi Karya Aditama dengan konsultan pengawas CV Abhista Konsultan. Ada 70 unit wc yang dibangun dengan anggaran tersebut di rumah warga dan tempat umum. Empat unit diantaranya di lokasi ini.

Proyek pembangunan menggunakan Dana Alokasi Khusus(DAK) via APBN 2016. Mirisnya, kakus itu diabaikan dan tidak mendapatkan perawatan.

 

 

Di lokasi, fisik bangunan terlihat sangat menyedihkan, cat yang mulai memudar dan di pinggirnya ditumbuhi rumput liar dan ilalang. Pipa-pipa sudah lepas dari sambungan. Sementara, belum ada terlihat air di dalam toilet malang tersebut.

"Belum pernah digunakan, air aje tak ade. Macam mane nak dipakai orang? Warga kan lah ade WC kat rumah maseng-maseng,"  ujar seorang warga, Zul.

Sepengetahuannya bangunan tersebut dibangun sebanyak 70 unit dengan anggaran Rp 1 miliar lebih itu.  "Dulu tanah milik RT, kemudian dijual ke warga. Bangunan itu ada setelah tanah itu dijual," ucapnya.

Saat ini tanah tersebut telah dibangun rumah yang hampir selesai. Posisi empat WC tersebut hanya berjarak 60 cm dari tembok rumah warga tersebut. "Katanya sih, bangunan WC umum ini malah mau dirobohkan sama pemilik tanah," katanya.

Warga sekitar lainnya juga menilai proyek pembangunan Pengelolaan Sanitasi Ipal Komunal tersebut dilakukan dengan perencanaan yang asal- asalan. Hal itu terlihat dibagian septic tank yang tidak rapi dan asal jadi.

(aha)