Angka Inflasi Batam Meningkat, TPID Nilai Wajar

Angka Inflasi Batam Meningkat, TPID Nilai Wajar

Ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Batam, Jefridin (Foto:Margaret/Batamnews)

Rhuuzi Wiranata

Batam - Kota Batam pada bulan Desember 2018 lalu mengalami inflasi sebesar 1,20 persen (mtm) atau 3,65 persen (yoy) lebih tinggi dibandingkan November 2018. Hal itu disebabkan kenaikan komoditas bawang merah dan bayam serta kenaikan tarif angkutan udara.

Ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Batam, Jefridin mengatakan, jika pemicu inflasi dari komoditas bawang merah dan bayam, maka hal itu dianggap wajar.

"Batam bukan daerah penghasil, tetapi kota batam merupakan kota industri dan pariwisata," kata dia, Senin (7/1/2019).

Meski begitu, pihaknya tetap berupaya agar dapat menekan angka inflasi tersebut. Seperti bekerjasama dengan daerah penghasil seperti Jambi atau Sumatera Barat.

Kerjasama tersebut berupa tranportasi laut untuk satu rute khusus membawa hasil pertanian. Akan tetapi kerjasama itu sampai saat ini belum juga dapat terealisasi.

"Itu karena belum dapat izin dari pemerintah pusat, yang berurusan seperti itu tentu bukan pemerintah daerah, kita hanya mendorong saja," ujarnya.

Selain itu, rute pelayaran hasil pertanian dari Jambi juga tidak langsung ke Batam melainkan ke Natuna terlebih dahulu. Sehingga begitu sampai di Batam, hasil pertanian yang dibawa akan busuk.

Daerah lain di Provinsi Kepri, seperti Lingga sebagai daerah pertanian juga belum mampu mendistribusikan hasil pertaniannya ke Batam. Karena memang tranportasi laut untuk saat ini cukup sulit, apalagi ketika menghadapi angin musim Utara dengan gelombang yang cukup tinggi.

"Petani kita di Batam juga sudah menghasilkan, tetapi belum maksimal," ucapnya.

Beberapa waktu lalu pihaknya juga sudah berkomitmen untuk menekan angka inflasi, salah satunya dengan mengalokasikan pulau khusus pertanian. Namun hal itu juga belum terealisasi karena butuh biaya besar.

"Butuh biaya besar, kita juga masih banyak program prioritas lainnya," katanya.

(ret)

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :