Panitia Pilkades di Bintan Was-was Dana Penyelenggaraan Tak Cair

Panitia Pilkades di Bintan Was-was Dana Penyelenggaraan Tak Cair

Ilustrasi

Bintan - Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak gelombang kedua di 13 desa se Kabupaten Bintan telah usai digelar sejak 21 November. Namun anggaran penyelenggaraan pesta demokrasi itu tak kunjung cair dari Pemkab Bintan.

Akibatnya panitia penyelenggara pilkades menjadi was-was. Karena untuk menyukseskan hajatan rakyat itu, panitia masih berutang.

Ketua Panitia Pilkades Sebong Lagoi, Kasmirus Kopong Tadon mengaku aneh dan bingung. Sebab 3 pekan lalu dia sudah menyampaikan SPJ tahap 2, namun dana tahap dua sebesar Rp 20 juta belum cair sampai detik ini.

"Was-was kita. Apa yang salah dan kurang dari laporan, sudah kami lengkapi. Tapi sampai saat ini belum ada kejelasan pencairannya," ujarnya, Kamis (20/12/2018).

Pelaksanaan pilkades serentak ini membingungkan semua panitia, karena dana tahap 1 saja dicairkan sehari setelah pilkades digelar.

Seharusnya, kata dia, pemerintah sudah menyiapkan segala sesuatunya. Khususnya persiapan dananya karena terselenggaranya pilkades harus didukung penuh dengan anggaran.

"Jadi dari awal penyelenggaraan kami harus ngutang dulu. Sampai selesai juga kami berutang," jelasnya.

Wakil Panitia Pilkades Busung, Jarbais membenarkan masalah dana pilkades tahap 2 yang belum cair sampai saat ini. Diharapkan dana itu sudah cair sebelum akhir tahun ini.

"Iya belum cair, tapi tak apa lah, mungkin masih diproses. SPJ nya sudah kami sampaikan," katanya.

Sementara itu, Kabag Pemerintahan Pemkab Bintan, Herika Silvia mengaku dana penyelenggaraan pilkades tahap 2 akan cair. Karena saat ini pencairan dana itu sedang diproses di BPKAD Bintan.

"Kalau mau info lengkapnya bisa langsung ke kasubag. Tapi setahu saya, ada beberapa pihak masih lambat menyampaikan SPJ tahap 1 sehingga berdampak pada pencairan tahap 2," ucapnya.

(ary)


Komentar Via Facebook :
close

Aplikasi Android Batamnews