Gawat, Bumi Lancang Kuning Riau Dinyatakan Darurat Narkoba

Gawat, Bumi Lancang Kuning Riau Dinyatakan Darurat Narkoba

Ilustrasi razia narkoba. (foto:ist net)

Indrawan

BATAMNEWS.CO.ID, Pekanbaru - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau hampir setiap hari menggelar razia narkoba di sejumlah klub malam di Kota Pekanbaru. Bahkan, petugas membawa alat tes urine dan langsung menggeledah barang bawaan pengunjung tempat hiburan malam. Apa yang terjadi dengan provinsi yang dijuluki Bumi Lancang Kuning ini?

Hal itu dilakukan karena Presiden RI, Joko Widodo mengatakan, Indonesia saat ini sedang darurat Narkoba. Kepala BNNP Riau Kombes Pol Ali Pranaka, beberapa waktu lalu menyebutkan, Provinsi Riau dinyatakan sebagai daerah darurat Narkoba.

"Razia dengan melakukan tes urine itu bagus. Tapi kalau nangkap pengedarnya kan bagus juga. Sehingga narkoba tidak sampai di tangan masyarakat dan itu mengurangi jumlah pengguna narkoba," ujar Kapolda Riau Brigjen Pol Dolly Bambang Hermawan, Minggu (24/5/2015).

Dolly mengklaim, pihaknya hampir setiap hari menangkap pengedar narkoba baik yang barang buktinya narkoba segala jenis seperti pil ekstasi dan sabu sabu. Baik dalam jumlah barang bukti sedikit, maupun banyak.

"Sering kita tangkap, hampir semuanya di Polresta. Ada yang menangkap 2 gram, 200 gram, bahkan kiloan, seperti yang kemarin 46,5 kg sabu oleh Ditres Narkoba," kata Dolly.

Saat ditanya mengapa Polda Riau tidak menggelar razia dengan membawa tes urine ke sejumlah kelab malam agar mengurangi pengguna narkoba, Dolly menegaskan pihaknya tetap melakukan pemberantasan narkoba dengan segala cara.

"Ya itu nanti dilakukan juga. Yang jelas banyak pihak ikut andil dalam memberantas narkoba, baik BNN maupun polisi sama-sama memerangi narkoba, masyarakat juga ikut," pungkasnya.

Sementara itu, kepala BNNP Riau Kombes Pol Ari Pranaka mengatakan, pihaknya akan terus menggelar razia narkoba di semua klub malam dan tempat karaoke-karaoke di kota Pekanbaru secara bergiliran.

"Kita lakukan bergiliran, tidak ada pilih-pilih. Kemarin kita amankan 48 pengunjung yang positif narkoba setelah dilakukan tes urine ditempat. Sebagian dari Dragon Pub, sebagian orang lainnya kita amankan dari SP Club," ujar Ali.

"Semua tempat hiburan akan kita lakukan razia. Meskipun di pengunjung tidak ditemukan barang bukti, kita akan lakukan tes urine. Hal ini untuk mengurangi pengguna narkoba," tegasnya.

(ano)

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :