Pengungsi Rohingya Diusulkan Huni Pulau Kosong di Kepri, Ini Pernyataan Wakil Gubernur

Pengungsi Rohingya Diusulkan Huni Pulau Kosong di Kepri, Ini Pernyataan Wakil Gubernur

Wakil Gubernur Kepri Soerya Respationo. (foto: iskandar)

Indrawan

BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Soerya Respationo mengatakan, perlu adanya kajian mendalam terhadap usulan salah satu pulau di Kepri menjadi tempat pengungsi Rohingya, Myanmar.

"Harus ada dasar hukum, baik nasional maupun konvensi internasional," ujar Soerya Respationo saat meresmikan acara pelatihan Kafilah di Asrama Haji, Jumat (22/5/2015).

Soerya mengatakan, prinsipnya pemerintah akan mengedepankan aturan hukum, kedua perikemanusiaan. "Kita nggak bisa terlantarkan siapapun juga, tapi perlakuannya seperti apa, perlu ada konvensi internasional," ucapnya.

Terkait pulau kosong yang ada di Kepri, Soerya membenarkan hal tersebut, namun konsep tata dan pembangunan Batam tiap-tiap lahannya sudah diperuntukkan.

"Saran boleh-boleh saja, tapi kita juga punya tata ruang, ada peruntukkannya. Kemudian dari aspek keamanannya juga perlu dpikirkan, kita ini ada di perbatasan dengan negara lain. Ini bukan sepakat atau tidak dengan usulan itu, tapi perlu ada kajian lebih mendalam lagi," ungkap Soerya menjelaskan.

(isk)

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :