Kasus SPN Dirgantara, Komisioner KPAI: Pengawas Sekolah Disdik Kepri Lemah

Kasus SPN Dirgantara, Komisioner KPAI: Pengawas Sekolah Disdik Kepri Lemah

Komisioner Bidang Pendidikan KPAI, Retno Listiyarti. (Foto: Johannes Saragih/Batamnews)

Muhammad Ikhsan

Batam - Terjadinya kekerasan terhadap murid SMK Penerbangan SPN Dirgantara menurut Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) adalah bentuk kurangnya pengawasan Dinas Pendidikan setempat.

Komisioner Bidang Pendidikan KPAI, Retno Listiyarti ketika mengunjungi SMK Penerbangan SPN Dirgantara, Selasa (18/9/2018).

"Saya tidak tahu persis, apakah pengawasnya (pengawas dinas pendidikan) yang tidak benar," ujar Retno.

Ia melanjutkan, Disdik harus berperan betul dalam pengawasan terhadap sekolah. "Ya ini pengasawasan yang kurang," katanya.

Menurut Retno, kurangnya pengawasan tersebut mungkin akibat terlalu luasnya wilayah Kepri begitu juga banyak pulau-pulau. "Mungkin juga keterbatasan sumber daya manusia," katanya.

Terkait kekerasan dan ditemukannya sel di dalam sekolah SMK Penerbangan ini menurutnya sudah diselesaikan. "Tinggal pengawasan saja lagi, sekolah sudah berjanji untuk memperbaiki," katanya.

Sebelumnya SMK SPN Dirgantara ini terseret kasus kekerasan terhadap siswa. Seorang siswa mendapat perlakuan yang tak pantas dan berbau persekusi. Ia juga mendapat kekerasan dan dimasukkan ke dalam ruangan mirip sel. Sekolah berdalih ruangan itu sebagai ruang konseling

(tan)

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :