BNI Karimun Ganti Uang Nasabah yang Terkena Kejahatan Skimming

BNI Karimun Ganti Uang Nasabah yang Terkena Kejahatan Skimming

Kantor BNI 46 cabang Karimun (Foto: Edo/Batamnews)

Karimun - Hilangnya uang nasabah di Bank Negara Indonesia (BNI) 46 Cabang Karimun sudah teratasi. Pihak BNI mengganti secara utuh uang nasabah yang menjadi korban skimming pelaku kejahatan.

Kekecewaan sejumlah nasabah yang kehilangan uang dalam rekening, mendapat respon dari pihak BNI. Beberapa rekening langsung diblokir oleh pihak BNI agar tidak terjadi kembali hal yang serupa.

"Permasalahan sudah clear dan nasabah puas dengan respon yang kita berikan. Kita juga memblokir beberapa rekening nasabah demi keamanan. Itu sudah kita infokan melalui pesan singkat. Kita minta nasabah datang dan melapor ke kantor untuk mengetahui info selanjutnya," kata Pimpinan Cabang BNI 46 Tanjungbalai Karimun Irwansyah Kusuma Putra, kemarin.

Ia juga menyebutkan, permasalahan yang terjadi telah berhasil ditangani dan diselesaikan bersama nasabah. Dengan adanya kejadian ini, BNI akan bertanggung jawab penuh dan memastikan tidak ada nasabah yang akan mengalami kerugian finansial.

"Uang nasabah yang hilang kita ganti. Kita terus berusaha untuk memberikan pelayanan yang terbaik dan keamanan maksimal dalam bertransaksi kepada nasabah," ujar dia.

Seorang nasabah BNI 46 Putra yang juga turut menjadi korban membenarkan bahwa pihak BNI telah mengembalikan uangnya yang hilang karena tindak kejahatan tersebut.

"Alhamdulillah sudah kembali lagi. Respon BNI cepat dalam penanganan masalah ini, dan kita puaslah dengan pelayanan yang diberikan," kata Putra.

Ia berharap kedepannya BNI terus memberikan pelayanan yang baik kepada nasabah dan menjamin keamanan dana nasabah di dalam rekening. 

"Kita butuh kenyamanan, dan apa yang diberikan BNI dengan menjamin dana nasabah sudah cukup baik," katanya.

Hal serupa disampaikan Erma Diyana, seorang pegawai Imigrasi yang juga menjadi korban. Ia mengatakan tidak khawatir karena kartunya tiba- tiba terblokir karena kasus yang terjadi. Ia mengatakan, respon petugas BNI atas kejadian tersebut cepat dan empati.

"Kita tidak khawatir, respon petugas cepat tanggap dan memiliki sikap empati. Jadi saya yakin BNI pasti menjamin keamanan simpanan nasabahnya," katanya.

Menurut Erma, terblokirnya secara tiba- tiba kartu debit miliknya menandakan bahwa BNI memiliki sistem deteksi dini dalam upaya pengamanan dana nasabah. 

"BNI memberikan layanan lebih dengan mempercepat pembukaan blokir serta penggantian nomor PIN pada hari kerja yg sama," katanya.

(aha)