Intrik di Otorita Batam, Terlibat Skandal Sutowo Digeser Sumarlin

Intrik di Otorita Batam, Terlibat Skandal Sutowo Digeser Sumarlin

Ibnu Sutowo (Foto: Istimewa)

Mimin

BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Kepemimpinan Letnan Jenderal (Pur) TNI Angkatan Darat Prof Dr Ibnu Soetowo DSc. di Batam berakhir tahun 1976. Ia kemudian digantikan Johannes Baptista (JB) Sumarlin.

Ibnu Sutowo adalah pendiri sekaligus Direktur Pertamina ketika ia memimpin Otorita Batam.

Pada tahun 1975, Pertamina jatuh krisis. Pertamina dinyatakan menimbun banyak utang lantaran skandal kasus korupsi.

Pada tahun 1976, Ibnu mengundurkan diri sebagai Dirut Pertamina. Ia meninggalkan Pertamina dalam kondisi utang sebesar US$ 10,5 miliar.

JB Sumarlin

 

Pemerintahan Soeharto kemudian mempercayakan JB Sumarlin menangani Otorita Batam kedua menggantikan Ibnu Sutowo.

Sumarlin diminta untuk segera mengambil langkah arah baru dalam pengembangan Pulau Batam.

Dalam kaitan tersebut pada tahun 1977, JB Sumarlin mengandeng Crux.

Co perusahaan konsultan asal Amerika Serikat, untuk membuat kajian pengembangan lanjutan pulau Batam.

Sumber pembiayaan pembangunan proyek pulau Batam juga beralih dari Pertamina ke APBN.

(deb)

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :