4 Kesepakatan Warga Baloi Kolam dengan BP Batam, Stop Bicara ke Media

Demo warga Baloi Kolam terkait rencana relokasi (Foto: Johannes/Batamnews)

BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Pertemuan antara masyarakat Baloi Kolam dan BP Batam yang digelar, Selasa (15/5/2018) memanas di ruang pertemuan.

Ribuah masyarakat Baloi Kolam menolak relokasi yang ditawarkan BP Batam dan Pemko Batam.

Sebanyak ribuan orang massa yang terdiri para laki dan ibu meminta BP Batam dsan Pemko Batam untuk menyampaikan melalui media massa agar relokasi tersebut dibatalkan.

Dalam perundingan tersebut, masyarakat Baloi Kolam diterima langsung Deputi Bidang Pengusahaan Sarana dan Lainnya Menjadi Mayjen TNI Eko Budi Soepriyanto, Deputi Perencanaan dan Pengembangan BP Batam Yusmar Anggadinata, Kepala Ditpam BP Batam Brigjen Suherman.

Perundingan sempat alot dan memanas setelah beberapa Ketua RT dan RW dan masyarakat mengkritik BP Batam.

Mereka juga mengecam BP Batam dan Pemko Batam tidak melibatkan masyarkat Baloi Kolam. Kesepakatan pun tercapai setelah beberapa jam perundingan.

Berikut hasil kesepakatan BP Batam dan masyarakat Baloi Kolam

1. Menyatakan sepakat untuk tidak membuat pernyataan di media yang dapat menimbulkan keresahan

2. Menyatakan sepakat bahwa kebutuhan perumahan merupakan kebutuhan dasar manusia

3. BP Batam dan warga Baloi Kolam sepakat bahwa pemenuhan kebutuhan pemukiman warga Baloi Kolam tersebut harusn dilakukan secara konstitusional yang artinya dilakukan dengan berpedoman pada peraturan perundang undangan

4. Sepakat untuk melakukan penyelesaian sesuai dengan tahap penyelesaian yang direncanakan

(jim)

SHARE US :