Rudi Belum Dapat Lahan untuk Relokasi Ribuan Warga Baloi Kolam

Wali Kota Batam HM Rudi bersama Amsakar Achmad (Foto: Batamnews)

BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Wali Kota Batam, Muhammad Rudi belum menyosialisasikan mengenai wacana relokasi ribuan warga Baloi Kolam, Batam, Kepulauan Riau.

Hingga saat ini, ia juga belum dapat menyebutkan, lahan yang akan digunakan untuk merelokasi warga Baloi Kolam tersebut.

Lahan relokasi warga itu sudah pasti dari Badan Pengusahaan (BP) Batam.

"Memang saya sering sampaikan di beberapa kegiatan, tapi itu baru wacana. Saya lemparkan dulu wacananya, sebelum sosialisasi ke warga," ujar Rudi, Rabu (25/04/2018).

Rudi mengatakan, bahwa ia berani mengatakan relokasi warga Dam Baloi Kolam karena dari pihak BP Batam yang lebih dulu memulai.

“Pastinya pihak sebelah (BP Batam) yang bilang seperti itu lebih dulu, makanya saya juga berani berkata demikian, yang saya tahu BP Batam juga sudah melakukan pertemuan dengan pihak pengusaha yang menerima alokasi lahan di sana, kita tunggu kabar baiknya aja,” kata Rudi.

Selama ini Rudi masih menunggu lokasi dari BP Batam, akan tetapi sampai saat ini belum ada titik lokasi yang jelas.

"Katanya sudah ada 7 tempat, tapi sampai hari ini belum ada (terima) lahannya. Makanya saya minta," katanya.

Padahal beberapa kali Wali Kota Batam Rudi bersama Kepala Badan Pengusahan (BP) Batam, Lukita Dinarsyah Towo, bertemu mencari solusi terbaik untuk warga Baloi Kolam dan pengusaha. 

"Intinya saya tunggu lahanya ada. Ada di mana, saya mau pastikan. Baru kita panggil warga Baloi Kolam dan sosialisasi," kata Rudi.

Beberapa waktu lalu, Rudi menyampaikan setiap rumah liar (ruli) di Dam Baloi Kolam yang terkena relokasi akan diberikan sejumlah uang sebesar Rp 15 juta. Dan juga diberikan Kaveling Siap Bangun (KSB) yang tersebar di tujuh lokasi berbeda.

(ret)

 

SHARE US :