https://www.batamnews.co.id

Relokasi 4.500 KK Dari Baloi Kolam Ditarget Selesai Tahun Ini

Ratusan warga yang berada di tepi jalan Baloi Kolam, Batam Kota, Batam, heboh setelah mendapat surat pemberitahuan penggusuran, Sabtu (4/11/2017). (Foto: Yude/ Batamnews)

BATAMNEWS.CO.ID,Batam - Relokasi warga Baloi kolam diperkirakan akan selesai pada tahun ini. Untuk mengejar sertifikat gratis bagi penerima kavling sebagai ganti rugi untuk warga Baloi Kolam.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan bahwa dalam persiapan tersebut, sekitar 4.500 KK akan dipindahkan di lima kawasan berbeda, seperti Sei Beduk dan Nongsa. Lima Kawasan tersebut sudah ditetapkan oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam.

"Segera akan kita mulai pindahkan dalam waktu dekat ini karena kita mengejar sertifikat gratis untuk warga yang direlokasi dari Baloi Kolam, tetapi untuk kapan pelaksanaannya belum pasti," ujar Rudi saat dijumpai di Best Western Panbil, Rabu (18/4/2018).

Pada proses relokasi, warga akan dibantu oleh pihak kepolisian, TNI, Satpol PP dan juga Ditpam BP Batam

Seperti yang disampaikan Rudi beberapa waktu lalu, akan ada ganti rugi sebesar Rp 15 juta yang diberikan kepada masing-masing Rumah yang terkena relokasi dan ditambah lagi akan diberikan Kavling Siap Bangun (KSB).

"Selama saya bekerja untuk Pemerintah, Ini untuk pertama kalinya kita berikan ganti rugi," kata dia.

Ke depan Rudi bermaksud bahwa setiap warga yang terkena relokasi akan mendapat ganti rugi walaupun dengan nominal yang berbeda.

"Semua akan kita ganti rugi, cuman nilainya pasti berbeda-beda,ini awal yang bagus untuk permulaan, tetapi sebelum direlokasi kita akan sosialisasi terlebih dahulu," katanya.

Keputusan untuk relokasi ini juga mendapat dukungan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD).

Rencananya kawasan ini akan dikembangkan menjadi kawasan komersil. Setidaknya ada 7 perusahaan yang mengakui sebagai pemilik lahan di Baloi Kolam.

(ret)