https://www.batamnews.co.id

Polisi Selidiki Keterlibatan Pejabat Camat Terkait OTT Pegawai Kecamatan Kundur

Kasat Reskrim Polres Karimun AKP Lulik Febyantara (Foto: Edo/Batamnews)

BATAMNEWS.CO.ID, Karimun - Penyidikan kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) pegawai Kecamatan Kundur, Syahril (38), masih dalam tahap pemeriksaan saksi. Sudah 18 orang saksi telah diperiksa.

Dari 18 orang saksi yang telah diperiksa penyidik Tipidkor Satreskrim Polres Karimun, sudah termasuk mantan camat dan juga camat baru, serta saksi dari korban.

"Sebanyak 18 saksi telah diperiksa, baik dari korban dan juga pejabat lama dan pejabat baru camat Kundur," kata Kasat Reskrim Polres Karimun AKP Lulik Febyantara.

Lulik yang juga sebagai Ketua Unit Tindak Tim Satgas Saber Pungli, mengatakan akan memeriksa sekitar 25 orang saksi untuk dimintai keterangan dalam kasus tersebut.

Selain para saksi dari pihak pelaku dan korban, penyidik juga akan mendatangkan saksi ahli dari saksi ahli hukum pidana dan saksi dari kementerian.

"Saksi ahli kita datangkan dari Malang, segera kita selesaikan," kata Lulik.

Penyidik masih mendalami adanya ketelibatan pihak lain dalam kasus OTT itu. 

Menurutnya, camat yang baru menjabat tidak mengetahui sama sekali mengenai pungli tersebut dikarenakan dia belum menjabat ketika perjanjian biaya dokumen itu disepakati.

Sementara itu, camat sebelumnya sudah tidak menjabat, ia tidak punya kewenangan untuk mengurus surat tersebut.

"Untuk camat lama, didapatkan keterangan bahwa sejak dia tidak menjabat lagi, maka dia tidak lagi mempunyai kewenangan untuk mengurus surat tanah sengketa tersebut," ucap Lulik.

(edo)