https://www.batamnews.co.id

Remaja 17 Tahun Bunuh Diri di Karimun

Motif Bunuh Diri Remaja 17 Tahun: Diduga Malu Ketahuan Curi Kotak Amal Masjid

Petugas Identifikasi Polres Karimun melakukan olah TKP di lokasi kejadian bunuh diri (Foto: Batamnews)

BATAMNEWS.CO.ID, Karimun - Motif bunuh diri Muhammad Rizki diduga karena malu. Ia sebelumnya ketahui hendak mencuri kotak amal masjid di Desa Pangke, Kecamanatan Meral, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.

Kejadian itu pada Rabu (14/3/2018), saat itu remaja 17 tahun itu diduga hendak mencuri kotak amal, namun dipergoki warga. 

Saat dipergoki, ia terlihat sudah memecahkan kotak amal. Kapolres Karimun AKBP Agus Fajaruddin melalui Kasat Reskim AKP Lulik Febyantara mengatakan, Rizki ketahuan memecahkan kotak amal.

Dan permasalah itu sudah berusaha dimediasi antara warga dengan keluarga Rizki.

Baca juga:

Remaja 17 Tahun Ditemukan Ibu Kandungnya Tewas Tergantung

 

Selama ini Rizki tinggal bersama ibunya. "Korban dan warga sudah melakukan perdamain dan perundingan untuk menyelesaikan kasus tersebut," ujar Lulik Febyantara. 

Lulik menambahkan, korban tidak sempat mengambil uang. Surat perdamaian pun dikonsep dan disepakati.

"Saat itu hadir juga pengurus masjid," kata Lulik. Lulik menuturkan, atas tindakan tersebut berkemungkinan korban mendapat malu karena perbuatannya itu, lalu memilih jalan pintas dengan bunuh diri.

"Karena malu makanya korban gantung diri," ucap Lulik. 

Lulik mengatakan, analisa di TKP terdapat jeratan di leher korban dan dari kemaluan korban mengeluarkan cairan, sebagai pertanda korban memang bunuh diri. 

"Analisa di TKP terdapat jeratan di leher korban dan dari kemaluan korban mengeluarkan cairan," kata Lulik.

(jim)