Perolehan BPHTB di Batam Masih Jauh dari Harapan

Perolehan BPHTB di Batam Masih Jauh dari Harapan

Ilustrasi PAD (foto : ist/net)

Redaksi

BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Pendapatan Asli Daerah (PAD) saat ini belum menunjukan perkembangan postif. Pasalnya, Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) hingga kini belum maksimal.

Kepala BP2RD Batam Raja Azmansyah mengatakan pada dasarnya untuk semua sektor pajak berjalan sesuai dengan yang diperkirakan. Namun satu sektor yang jauh dari harapan yakni sektor BPHTB.

"Semua sesuai target, BPHTB yang masih jauh," ujar Azmansyah.

Berdasarkan data Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) baru tercatat 31,69 persen. Padahal Target PAD tahun ini Rp 1.160.200.676.360 sementara baru terkumpul Rp 367.655.050.063.

Uang yang terkumpul itu Rp 265.547.672.019 dari sektor pajak dan Rp 40.664.520.767 dari sektor retribusi.

"BPHTB kita baru terkumpul Rp 82,9 miliar pertanggal 11 Juli. Sementara target Rp 342 miliar atau baru terkumpul 24,22 persen," kata dia.

Untuk semua sektor, BP2RD optimistis bisa mencapai target kecuali BPHTB hingga akhir tahun. Kata dia, untuk sektor BPHTB ini sifatnya
menunggu karena munculnya pajak sektor ini saat ada transaksi saja.

"Sekarang perekonomian kita anjlok, ini salah satu penyebabnya," kata Azmansyah.

Bahkan, untuk sektor ini, Azmansyah hanya memperkirakan terkumpul tak lebih 50 persen hingga akhir tahun. Selain melambatnya perekonomian, juga terdampak oleh penghentian izin peralihan hak.

"Sekarang yang terkumpul rata-rata perorangan,masyarakat masih menunggu sampai pelayanan peralihan hak ini lancar," kata dia.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.
Komentar Via Facebook :