Gojek di Batam Disetop, Bagaimana Nasib Akun Go Pay?
Aplikasi Gojek (Foto: Net)
BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Dinas Perhubungan Kota Batam resmi menghentikan seluruh transportasi berbasis online di Batam. Mulai dari Gojek, Wakjek, Tripy, Grab, Uber hingga IndoTiki.
Permasalahan muncul ketika ojek online ditutup. Seperti Gojek, sejumlah orang sudah terbiasa menggunakan ojek online yang didirikan anak Indonesia ini.
Di sana terdapat Go Pay. Sebagai layanan mode transportasi roda dua yang memiliki banyak pengguna, Gojek memberikan kemudahan bertransaksi dengan memperkenalkan Go Pay sebagai layanan pembayaran.
Selain pembayaran konvensional yang dilakukan secara tunai, pembayaran secara tunai atau cashless tentu akan memudahkan kita saat tidak membawa cukup uang untuk membayar jasa Gojek.
Diperkirakan Go Pay pemilik akun aplikasi Gojek di Batam bisa mencapai miliaran.
Lantas bagaimana nasib Go Pay, warga Batam, yang telah memiliki akun dan “menabung” ratusan ribu hingga jutaan rupiah di dalammnya?
“Nggak tahu lagi nasib Go Pay saya,” ujar seorang pemilik akun Gojek.
Memang Go Pay ini selain mempermudah pembayaran, juga penggunaan jasa Gojek bisa lebih murah daripada tunai.
Pihak Gojek Batam belum memberikan penjelasan mengenai nasib akun Go Pay setelah Gojek resmi ditutup.
Kendati demikian, hingga saat ini aplikasi Gojek tersebut masih bisa digunakan. Begitu juga Go Pay. Namun sebenarnya secara resmi Pemko Batam melalui Dinas Perhubungan Kota Batam sudah menyetop operasional Gojek.
Kebijakan Pemko Batam ini terbilang konyol. Pengguna Gojek di Batam juga dari berbagai kalangan dengan berbagai keperluan.
Ada yang menggunakan Gojek untuk keperluan bekerja. “Saya biasa ngantar bunga pakai Gojek aja,” ujar seorang pengusaha karangan bunga di Batam.
Selain itu, Gojek juga menjalin kerja sama dengan tempat kuliner untuk antar jemput, begitu juga Wak Jek.
Selain itu banyak orangtua yang mempercayakan Gojek mengantar jemput anaknya sekolah.***
(snw)
Komentar Via Facebook :