Amsakar Nilai Kenaikan Tarif Air Baku Perlu Pertimbangan Kembali

Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad (foto : Batamnews)

BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad menyampaikan bahwa pembahasan revisi tarif air baku yang diusulkan oleh BP Batam harus mengikutkan stakeholder terkait terutama masyarakat yang juga konsumen.

"Kemarin tarif pelabuhan naik, juga tarif listrik naik, kemudian ada rencana kenaikan tarif air, tentu akan ada gelombang protes, maka dari itu juga agar masyarakat dilibatkan dalam pembahasan tersebut," ujar Amsakar di kantor Walikota Batam, Senin (29/5/2017).

Menurutnya, jika sudah saatnya tarif air baku tersebut naik maka Pemko Batam berhak untuk menyetujuinya. Namun, jika belum saatnya untuk naik maka pemerintah berhak untuk menolak kenaikan tersebut.

"Kita juga ingin adil, kalau harus naik ya naik, tapi kalau tidak ya tidak," kata Amsakar.

Namun melihat kondisi ekonomi saat ini, kata Amsakar, bisa dijadikan pertimbangan dalam menentukan kebijakan untuk revisi tarif air.

"Harus dipertimbangkan kepentingan publik, karena kondisi ekonomi kepri khususnya Batam sedang terpuruk," ujarnya.

BP Batam beralasan untuk menaikkan tarif air baku dikarenakan, sejak dari tahun 2007 sampai saat ini tarif air baku belum pernah mengalami kenaikan.

Selain itu faktor keadaan industri yang sedang merosot menjadi penyebab yang cukup siginifikan karena subsidi silang menjadi terhambat.***

(ret)