Supermoon Langka Terjadi pada 14 November
Fenomena Supermoon. (foto: ist/net)
BATAMNEWS.CO.ID - Menjelang pertengahan bulan ini, bakal terjadi fenomena angkasa langka yang dikenal dengan Supermoon. Bahkan apabila langitnya berawan pada tanggal 14 nanti, bulan akan tetap terlihat sangat benderang di langit malam.
Menurut NASA, bulan purnama yang akan terjadi pada 14 November akan menjadi bulan purnama yang terdekat dengan bumi untuk tahun ini sejak 1948. Fenomena ini tidak akan terjadi lagi hingga 25 November 2034.
Jika Supermoon berada di lintasan terdekat dengan dengan Bumi, maka supermoon nanti sedikit lebih dekat.
Senin, pukul 15.09 WIB, bulan akan melintas di orbit dengan jarak 356.511 km dari Bumi. Jarak itu adalah yang terdekat dilintasi Bulan selama mengitari Bumi sejak 1948.
Secara angka, supermoon mendatang akan tampak 30 persen lebih besar ketimbang penampakan bulan yang paling nampak kecil (apogee). Sedangkan pada lebar, diameter supermoon akan terlihat 14 persen lebih luas dari bulan normal.
Dalam hal pendar cahaya yang dipantulkan, supermoon akan 30 persen lebih terang dar apogee dan 15 persen lebih terang dari bulan purnama yang jamak terjadi. Polusi cahaya kota dan cuaca adalah dua faktor yang mencegah sinar supermoon Senin besok bisa dinikmati banyak orang.
"Supermoon adalah purnama terbesar karena jarak bulan terdekat," kata Ketua Lembaga Penerbangan dan Antariksa (LAPAN) Thomas Djamaluddin.
Thomas juga menyampaikan jika supermoon esok dapat dinikmati oleh masyarakat tanpa alat bantuan apa pun asalkan langit tak dihiasi awan mendung.
Selain faktor lintasan orbit yang dekat, penampakan bulan yang lebih besar dari biasanya kerap dipengaruhi oleh "ilusi bulan" yang "menipu" persepsi mata saat memperkirakan ukuran sang bulan. Salah satu contohnya adalah bulan yang berada dekat horizon akan nampak 300 persen lebih besar dari ukurannya ketika berada di ketinggian langit.
Istilah supermoon yang diperkenalkan pada 1979 oleh ahli astronomi Richard Nolle.
(ind/bbs)
Komentar Via Facebook :