Pengelola Prostitusi Ilegal di Jodoh Bapak dan Anak, Begini Perannya
Polsek Batuampar mengekpos penangkapan 4 orang pengelola prostitusi ilegal di kawasan belakang BCA, Jodoh. (foto: edo/batamnews)
BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Dua orang pelaku yang membuka tempat prostitusi di Jodoh, Masudin dan Jafar ternyata bapak dan anak. Keduanya kini diamankan jajaran Polsek Batuampar pada Kamis (3/11/2016) lalu.
Kanit Reskrim Polsek Batuampar, AKP Kahardani menjelaskan, kalau empat orang yang diamankan, dua diantaranya merupakan bapak dan anak.
"Masudin merupakan ayah dari Jafar. Ayahnya sebagai pengelola, sementara anaknya sebagai penjaga dan kasir," kata AKP Kahardani.
Dalam praktek prostitusi ini, pengelola menyediakan tempat (kamar).
Untuk satu kamar, penjaga memungut uang sewa sebanyak Rp 15.000 per lima belas menit. Selain itu, pengelola juga menyediakan alat kontrasepsi.
"Lokasinya ada di lantai dua dan lantai dasar, di sebelah tempat yang sudah diberi police line," ujar AKP Kahardani.
Sementara, pengakuan dari pelaku yang diamankan polisi mengatakan mereka masih saja menjalankan aktifitas prostitusi tersebut karena masalah perut.
"Gimana lagi mas, kita mau cari makan," ujarnya saat ekpos di Polsek Batuampar, Senin (7/11/2016).
Kemudian, saat ditanya bagaimana cara merekrut wanita penghibur untuk melayani nafsu pria hidung belang, mereka menjawab kalau wanita itu datang sendiri dan meminta untuk bekerja.
"Ya mereka datang sendiri, kita hanya menyediakan tempat saja," ujar pelaku.
(edo)
Komentar Via Facebook :