Polresta Barelang Bongkar Prostitusi Berkedok Message di Nagoya

Polresta Barelang Bongkar Prostitusi Berkedok Message di Nagoya

Ekspos kasus prostitusi berkedok massage di Nagoya. (foto: edo/batamnews)

Indrawan

BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Polresta Barelang membongkar sindikat perdagangan manusia yang berkedok panti pijat (massage) dan mengamankan beberapa orang tersangka.

Tempat yang digerebek polisi yaitu Massage Asmara 22 yang berada di Komplek Nagoya Paradise Centre Blok N No 2, Lubuk Baja, Batam, pada Kamis (20/10/2016).

"Kita mengungkap tindak pidana perdagangan manusia, dengan modus panti pijat di kawasan Nagoya," ujar Wakasat Reskrim Polresta Barelang, AKP Herman Kelly.

Dari pengungakapan esek-esek yang berkedok panti pijat ini, Polisi mengamankan 7 orang pria yang terlibat. Mulai dari pemilik, pendana, dan kasir. Kemudian 7 orang wanita yang menjadi korban perdagangan manusia.

Tujuh orang pria tersebut ialah, Rotinus sebagai pemilik tempat, lalu Bahtiar Efendi, Mohd Yahya sebagai penyandang dana, kemudian Rony dan Soni sebagai pengurus tempat, serta dua orang kasir Ahmad dan Dany.

"Dari 7 orang tersangka, 2 orang warga negara Malaysia yang sebagai penyandang dana," ujar Kelly, Jumat (21/10/2016).

(edo)

 

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :