Anak Hakim Tanjungpinang Berusia 1 Tahun Terperangkap di Mobil Jazz
Sejumlah warga berusaha mengeluarkan balita yang terkunci di dalam mobil di halaman Mall Ramayana Tanjungpinang (Foto: Aji/Batamnews)
BATAMNEWS.CO.ID, Tanjungpinang - Anak seorang hakim di Tanjungpinang yang masih balita, Edwin, terkunci di dalam sebuah mobil Honda Jazz, di halaman Mall Ramayana, Tanjunpinang, persis di depan Toko Oleh-oleh Khas Tanjungpinang, Jalan Wiratno, Jumat (21/10/2016) sekitar pukul 16.30 WIB.
Anak tersebut diketahui anak dari seorang hakim Pengadilan Hubungan Industri Tanjungpinang, Housni Mubaraq.
Kejadian itu menjadi pusat perhatian banyak pengunjung Ramayana dan warga yang melintas. Riki, sopir pribadi hakim, tampak berusaha mengeluarkan balita itu dengan berbagai cara.
Mulai dari menggunakan penggaris besi yang dimasukkan ke sela-sela pintu, namun tak berhasil.
Riki terpaksa memecahkan kaca mobil sebelah kiri bagian belakang menggunakan palu berlapis kain orange untuk membuka kunci jendela pintu mobil.
Dari luar warga yang berhenti melintas mengarahkan balita tersebut untuk membuka kunci mobil.
Dari pantau di lapangan, balita tersebut tengah berusaha menekan tombol kunci mobil itu, namun sayangnya mobil tak kunjung terbuka
Setelah kaca pecah Riki kemudian mengambil sapu untuk menggapai tuas pengunci pintu, dan pada akhirnya balita tersebut berhasil dikeluarkan.
Terlihat balita bernama Edwin tersebut bercucuran keringat dan menangis saat dikeluarkan dari dalam mobil. Dia langsung diberikan air, sepertinya balita tersebut kehausan.
Menurut keterangan pengunjung Ramayana saat di lokasi tersebut, Bram mengatakan anak berusia satu tahun setengah itu terkunci sekitar hampir 20 menit di dalam mobil tersebut.
"Sekitar 20 menit terkuncinya," ujarnya.
Dari keterangan Riki, dirinya tidak mengetahui kalau pintu mobilnya tertutup saat dirinya masuk ke dalam toko oleh-oleh di depan Ramayana, sementara kuncinya masih melekat di dalam mobil, hingga akhirnya anak Hakim tersebut terkunci.
"Jadi tadi posisinya pas saya masuk ke dalam, jemput anak yang pertama, tapi gak tau ya apa ketarik tangan anaknya ya, jadi terkunci," kata Riki.
[aji]
Komentar Via Facebook :