PSMTI Gelar Acara Akbar Terpadu di Batam
Sejumlah tokoh PSMTI usai konferensi pers di Planet Holiday Hotel Batam (Foto: Batamnews)
BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) akan menggelar kegiatan akbar terpadu selama tiga yang mulai hari ini, Rabu (19/10/2016) di Hotel Planet Holiday, Batam.
Kegiatan sebagai kado ulang tahun PSMTI yang ke 18 itu meliputi Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSMTI yang ke XV, Pertemuan Marga Tionghoa Indonesia (PMTI) dan Konfrensi Marga Tionghoa Asean ke VIII yang melibatkan marga-marga tionghoa lain dari dalam dan luar negeri.
Kegiatan ini mengusung tema “Tingkatkan Kinerja Mantapkan Peran PSMTI” dan akan dipimpin oleh Ketua Umum PSMTI David Herman Jaya.
Ketua Panitia pelaksana acara, Gunadi Sindhunata dalam konfrensi pers bersama pengurus PSMTI lainnya di Hotel Planet Holiday Batam mengatakan, kegiatan tersebut merupakan kegiatan akbar yang dihelat oleh PSMTI untuk pertama kalinya dalam skala nasional, sebagai kado ulang tahun PSMTI.
PSMTI yang dibentuk pada tanggal 28 September 1998 lalu itu kini sudah memasuki usia yang cukup dewasa, sehingga perlu melakukan rakernas.
"Untuk rapat kerja memang sudah wajib dilaksanakan setahun sekali. Namun karena digelar secara bersama secara nasional serta melibatkan perkumpulan marga tinghoa se Asia maka kegiatan ini tergolong kegiatan akbar yang pertama," ujarnya.
Untuk Rakernas XV PSMTI, panitia akan menjaring dan menyatuhkan aspirasi seluruh jajaran pengurus dan anggota PSMTI untuk kelangsungan organisasi tersebut agar lebih berdayaguna baik bagi anggota ataupun masyarakat umum.
"Untuk rekarnas ini sudah kali yang ke 15. Ini bertujuan untuk penyegaran sistem organisasi," kata Gunadi.
Sementara untuk kegiatan PMTI, merupakan kegiatan pertama dilakukan di Indonesia dengan tujuan untuk memperat tali silaturahmi dan persaudaraan sebagaimana layaknya bersoalisasi atas asa kemasyarakatan.
Ketua panitia PMTI Tirtahadi Sendjaja menjelaskan, meskipun secara nasional ini PMTI ini merupakan kegiatan pertama, namun tingkat manca negara, kegiatan serupa juga sudah sering dilakukan seperti di Malaysia, Thailand, Philipina, Jepang, Taiwan, Kanada, Autralia dan lain sebagainya."Kegiatan ini nantinya akan disebut three in one karena melibatkan tiga agenda besar," ucapnya
Untuk kegiatan PMTI sendiri kata Tirthadi antusias dari marga-marga Tinghoa yang ada cukup tinggi. Diperkirakan ada sekitar 40 marga dari luar negeri yang akan turut ambil bagian dalam kegiatan akbar tersebut sekaligus mengikuti konfrensi marga Tionghoa Asean VIII.
"Kalau untuk Indonesia ada sekitar 60 an marga. Ini akan menjadi catatan prestasi yang belum pernah terjadi dimanapun," ujarnya.
Kegiatan ini juga akan didaftarkan ke RHR Official World Record untuk didaftarkan sebagai peristiwa pemecah record untuk pertama kalinya.
Kegiatan yang melibatkan warga negara asing diharapkan mendapat dukungan dari pemerintah. Sebab bagaimanapun kegiatan tersebut akan memberikan keuntungan tersendiri bagi Indonesia diantaranya sebagai ajang promosi pariwisata, investasi dan lain sebagainya.
[edo]
Komentar Via Facebook :