Tangis Cak Nono Pecah Saat Bahas Nasib Satpol PP Korban Penipuan
Suasana RDP di Gedung DPRD Kota Batam soal Satpol PP Korban penipuan (Foto: Batamnews)
BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Mata anggota Komisi I DPRD Kota Batam, Nono Hadisiswanto tampak berkaca-kaca usai rapat dengar pendapat (RDP) soal nasib 825 orang Satpol PP Kota Batam yang menjadi korban penipuan.
Nono Hadisiswanto yang kerap disapa Cak Nono ini sangat menyayangkan banyak pihak pura-pura tidak tahu soal perekrutan ilegal Satpol PP pada akhir tahun 2014 lalu itu.
"Jangan bilang ngga tahulah, masa iya setiap hari lalu lalang pakai baju seragam Satpol PP dan latihan di belakang kantor Pemko Batam Pak Syahrir, Inspektorat ngaku ngga tahu. Jangan seperti itulah," ujar Cak Nono, Rabu (12/10/2016).
Kata dia, semua tahu ada perekrutan ini, jadi jangan tiga M.
"BKD jangan merem, lucu dengarnya kalau BKD mengaku tidak tahu. Kami (DPRD) jangan dibohongi Pak, berikan data yang rill pada kami," kata dia.
Ruangan Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi DPRD Batam yang berada dilantai II penuh sesak oleh puluhan anggota Satpol PP yang datang mempertanyakan nasib mereka.
Selain puluhan anggota Satpol PP, turut hadir Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Memo Ardian, Inspektorat, Perwakilan dari Internal Satpol PP, Kepala BKD Batam M Syahrir dan beberapa anggota Komisi I.
Usai berbicara bertubi-buti, air mata Cak Nono seketika berderai. Keprihatinan Cak Nono mendasar karena dua tahun mereka (Satpol PP ilegal) bekerja tanpa digaji, tanpa status, untuk bisa bekerja harus mengeluarkan sejumlah uang dan keluarga terlantar karena tidak memiliki penghasilan.
[is]
Komentar Via Facebook :