Lia Arzalina Diduga Kuat Korban Pembunuhan
Lia Arzalina semasa hidup (Foto: Ist)
BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Kerangka manusia berjenis kelamin perempuan yang ditemukan di hutan lindung Duriangkang, Rabu (27/6/2016) diketahui bernama Lia Arzalina. Berusia 22 tahun.
Mahasiswi Ibnu Sina yang hilang pada 3 Juli 2016. Pada saat itu ia hendak dijemput ayahnya, Zamzali, ke halte pasar Mukakuning, Sei Beduk, Batam.
Namun pada saat dijemput, ternyata Lia sudah tidak ada. Zamzali berusaha terus mencari. Keesokan harinya, Zamzali justru jadi korban kecelakaan dan tewas saat mencari anaknya tersebut.
Lia Arzalina diduga menjadi korban pembunuhan. Kapolsek Nongsa Kompol Syafruddin Dalimunthe saat jasad Lia yang tinggal tulang berulang ditemukan berdoa agar pelaku yang melakukan perbuatan terhadap Lia, segera tertangkap dan diproses hukum.
“Semoga pelaku yang melakukan ini segera tertangkap dan diproses hukum,” ujar Dalimunthe.
Saat ini jenazah Lia Arzalina sudah dikuburkan di TPU Sei Temiang, Batuaji. Pagi tadi, pihak kepolisian mengantar jenazah Lia ke rumahnya di Kavling Saguba II, Sagulung.
Sejauh ini polisi masih melakukan penyelidikan terkait kematian Lia Arzalina. Termasuk kemungkinan bila Lia dibunuh.
Polisi juga sudah memeriksa sejumlah saksi. Termasuk kemungkinan ada kontak dengan orang lain sebelum ia dinyatakan hilang.
Unit Inafis indentifikasi Polresta Barelang menemukan sejumlah barang di sekitar lokasi kejadian.
Diantaranya helm berwarna hitam, tas kecil perempuan yang berisikan KTP, Kartu BPJS dan sejumlah uang.
Kemudian, sepasang sendal perempuan merek Carvil berwarna ungu, satu unit handphone nokia yang sepertinya sengaja dihancurkan, kemudian satu kacamata bergagang hitam, dan satu linggis berwarna biru.
[snw]
Komentar Via Facebook :