https://www.batamnews.co.id

Kapal Vietnam Kembali Berulah di Perairan Natuna

Sejumlah kapal ikan ilegal saat akan ditenggelamkan di Kepulauan Riau beberapa waktu lalu. (Foto: Batamnews)

BATAMNEWS.CO.ID, Natuna - Dua kapal ikan Vietnam dan14 ABK-nya kembali digaruk TNI AL karena melaut secara ilegal di Zona Ekonomi Ekslusif Indonesia di perairan Natuna, Selasa (12/7/2016).

Kedua kapal diamankan dalam waktu yang berbeda. Di kapal tersebut terdapat sebanyak 500 Kg ikan hasil tangkapan

Komandan Pangkalan TNI AL Ranai, Kolonel Laut (P), Arif Badrudin menjelaskan jika penangkapan kapal nelayan Vietnam ini berkat patroli laut yang dilakukan oleh KRI TUM 385 dan KRI Wiryatno di perairan Natuna sebelah Utara.

Komandan masing-masing KRI tersebut menyampaikan ke pihak Lanal Ranai dan ditindaklanjuti oleh Pos AL terdekat.

"Saat ini kapal nelayan asing itu sudah kita amankan di Pos AL Sabang Mawang, Kecamatan Pulau Tiga. Hal ini berkat patroli laut yang dilakukan oleh KRI TUM 385 dan KRI Wiryatno di perairan Natuna sebelah Utara," ujar Arif, Kamis (14/7/2016).

Satu kapal dengan nomor lambung BV 5405 TS dengan ukuran 40 GT berisikan 3 orang anak buah kapal (ABK) yang dinakhodai Nam Nguyen Chung. 

Satu kapal lagi bermerek lambung BV 5166 TS yang diperkirakan memiliki bobot  80 GT diawaki 11 ABK dengan Nakhoda Ngu Yen Van Trung.

"Kedua kapal ditangkap di lokasi dan waktu yang berbeda. Kapal  BV 5405 TS dengan ukuran 40 GT waktu penangkapan dan pemeriksaan pada  hari Selasa tanggal 12 Juli 2016 pukul 09.30 WIB pada koordinat 05°57'80"U - 107°19'70 T. Kemudian kapal BV 5166 TS Waktu penangkapan dan pemeriksaan juga hari Selasa tanggal 12 Juli 2016 pukul 09.10 WIB pada koordinat 05°56'93"U - 107°19'42"T," kata dia.

 

[Fox]