Seorang Wanita Loncat dari Angkot, Warga Curiga Perkosaan Rupanya Pasangan Selingkuh

Seorang Wanita Loncat dari Angkot, Warga Curiga Perkosaan Rupanya Pasangan Selingkuh

Zuhri Muhammad

BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Seorang wanita 35 tahun dicurigai hendak diperkosa seorang pria di sebuah angkot Jodoh Nongsa di Kawasan Nongsa. Wanita berinisial Wr itu diketahui melompat dari sebuah angkot pada malam hari, Minggu (12/6/2016).

Kasus ini semakin heboh manakala dua orang saksi mata memposting hal mencurigakan itu ke media sosial. Diki dan Antius yang melihat kejadian itu langsung berupaya melaporkan kasus tersebut ke Polsek Nongsa.

Kecurigaan Diki dan Antius semakin bertambah, usai Wr melompat dari angkot, sopir angkot langsung tancap gas dan kabur.

Usai dilaporkan, sopir yang diketahui berinisial RG (23) itu diringkus. Wr yang semula diduga hendak diperkosa, setelah diperiksa, ternyata mengenali RG.

Keduanya mengaku menjalin hubungan khusus. Namun Wr diketahui sudah bersuami dan tengah pisah ranjang.

"Kita sudah melakukan pemeriksaan. Tapi korban tidak mau membuat laporan karena sudah kenal dekat," ujar Kapolsek Nongsa, Kompol S. Dalimunthe, Senin (13/6/2016).

Korban diketahui bekerja di BCS Mall. Sejak bulan Mei lalu, dan ia mulai dekat dengan RG, maka terjalinlah suatu hubungan.

"Sudah satu bulan mereka berpacaran. RG setiap hari mengantar jemput WR bekerja, dan juga telah melakukan hubungan terlarang," ujar S. Dalimunthe.

Namun belakangan ini, suami korban meminta agar mereka untuk berbaikan kembali. Korban pun mengiyakan ajakan tersebut.

Kronologi
Kejadian itu berawal pada Minggu (12/6/2016) RG seperti biasa menjemput WR yang pulang bekerja pada pukul 22.00 WIB dari BCS. Sekitar pukul 23.00 WIB, di Simpang lampu merah PJR Kelurahan Batu Besar, Nongsa keduanya terlibat cekcok.

"WR meminta untuk mengakhiri hubungan mereka, karena dia akan kembali lagi kepada suaminya," kata Kapolsek Nongsa  menceritakan awal kejadian tersebut.

Menurut pengakuan RG kepada polisi, ia berusaha menenangkan WR. Ia meraih dan mencoba mencium korban.

 

Baca juga:

Jokowi, Rudi, dan Harga Daging

 

“Namun WR menolak dan melompat dari mobil. Saat itulah beberapa orang saksi melihat kejadian tersebut dan melaporkannya Polsek," ujar Dalimunthe.

Tapi, WR tidak ingin membuat laporan di kantor polisi. Maka kepolisian berinisiatif untuk membuat surat perjanjian agar RG tidak menggangu WR.

"Karena WR tidak mau membuat laporan, jadi kita cuma minta si pelaku untuk membuat perjanjian agar, si pelaku tidak lagi mendekati dan menggangu korban," ujar S. Dalimunthe

 

[edo]

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :