Target Investasi Rp63,5 Triliun: Wagub Kepri Minta Dukungan Pusat untuk Wisata Lintas Batas

Target Investasi Rp63,5 Triliun: Wagub Kepri Minta Dukungan Pusat untuk Wisata Lintas Batas

Wagub Kepri, Nyanyang Haris Pratamura memaparkan Inovasi dan Sinkronisasi Penataan Cross Border Tourism dan Pariwisata Bahari di Provinsi Kepulauan Riau dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pariwisata 2026 dihelat di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Kamis (21/5/2026).

Nurjali

Jakarta, Batamnews – Di hari kedua Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pariwisata 2026, suasana Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, terlihat serius namun hangat. Sebab, giliran Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, yang tampil sebagai pembicara utama.

Di hadapan para pejabat pariwisata se-Indonesia, Kamis, 21 Mei 2026, Nyanyang bercerita tentang potensi besar daerahnya. Ia memaparkan gagasan berjudul Inovasi dan Sinkronisasi Penataan Cross Border Tourism dan Pariwisata Bahari di Provinsi Kepulauan Riau.

Ia tak sekadar berbicara. Ia menekankan satu pesan lugas: Kepri sudah punya segalanya, terutama wisata lintas batas di kawasan Selat Malaka. Aksesnya memadai. Akomodasinya siap. Bahkan, kebijakan bebas visa bagi wisatawan asal Singapura sudah berjalan.

Baca juga: Target 2026: Seluruh OPD di Kepri Harus Raih Predikat Informatif, Ini Arahan Wagub Nyanyang

“Kami terus menggesa pembangunan infrastruktur. Jangan sampai destinasi wisata budaya, agama, nantinya wisata bahasa, tidak kelola maksimal cuma karena akses terbatas,” ujar Nyanyang dengan tegas.

Forum nasional yang mengusung tema Optimalisasi, Resiliensi, Inovasi, dan Keberlanjutan (ORIK) ini resmi dibuka Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa. Menteri Pariwisata Widya Widiyanti Putri Wardhana juga turut hadir. 

Fokus utama forum ini adalah memperkuat kolaborasi dan transformasi ekosistem pariwisata nasional, sekaligus menyelaraskan target pembangunan pariwisata dalam RPJMN 2025–2029.

Dalam kesempatan itu, Nyanyang tak datang sendiri. Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, Hasan, dan Kepala Badan Penghubung Daerah Provinsi Kepri, Sentot Faisal, turut menegaskan komitmen yang sama. 

Mereka berharap pemerintah pusat memberikan dukungan penuh, baik lewat kebijakan maupun alokasi anggaran, untuk promosi pariwisata Kepri di level ASEAN.

Baca juga: Data UPTD PPA 2026: 32 Anak Jadi Korban dan 10 Anak Jadi Pelaku Kekerasan di Tanjungpinang

Rakornas yang berlangsung dua hari, 20–21 Mei 2026, menjadi ajang strategis. Sebab, pemerintah pusat memasang target investasi pariwisata sebesar Rp63,5 triliun sepanjang tahun 2026. Maka, dari panggung di Jakarta Pusat itu, Nyanyang membawa pesan dari pinggiran negeri Kepri siap menjadi garda depan transformasi pariwisata nasional. Asal, ada sinergi.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :