Reklamasi di Golden Prawn, Ini Dampak Mengerikan Jika Tower SUTT di Tanjung Buntung Ambruk
Lokasi pengerukan bukit di Tanjung Buntung, Bengkong untuk proyek reklamasi di Golden Prawn. (foto: isk/batamnews)
BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Coorporate Secretary PT Bright PLN Batam Agus Subekti mengatakan, dampak sangat luas jika tower saluran udara tegangan tinggi (SUTT) di Tanjung Buntung, Bengkong ambruk akibat dampak pemotongan bukit untuk reklamasi di belakang Golden Prawn, Bengkong Laut.
"Bukan hanya daerah daerah Bengkong dan Nagoya yang bakal padam, tapi bisa seluruh Batam padam pemadaman. Dan pemadaman ini bisa lama," kata Agus, Selasa (26/4/2016) lalu.
Agus mengatakan, tiang transmisi di Bengkong tersebut memiliki daya 150 kV. "Kalau dibagi dalam daya yang terpakai, bisa lebih separuh pelanggan di Batam akan terkena dampak," katanya.
Apa dampaknya jika tegangan tinggi itu mengenai manusia? "Orang yang terkena daya sebesar 150.000 volt bisa langsung meledak, hancur," kata Agus.
Tiga tiang SUTT 150 kV PLN Batam tersebut berdiri di atas bukit dengan ketinggian sekitar 50 meter di atas permukaan laut dan di wilayah padat penduduk.
Tiang tersebut saat ini kondisinya sedikit memperihatinkan, dengan hanya ditopang bukit yang telah dikeruk sekelilingnya bukan tidak mungkin tumbang apabila terjadi longsor.
Hingga saat ini aktifitas pengerukan bukit seluas hampir 100 hektar tersebut terus berjalan, bahkan bukit yang sebelumnya berada di atas pemukiman warga saat berbentuk lembah.
Pemerintah Kota (Pemko) Batam sudah membentuk tim 9 untuk mengevaluasi reklamasi seperti kerusakan lingkungan. Namun, evaluasi yang dilakukan tidak dibarengi dengan penghentian reklamasi.
(ind)

Komentar Via Facebook :