Batam Siapkan Generasi Emas, Ratusan Guru PAUD Digembleng Jadi Arsitek Karakter

Batam Siapkan Generasi Emas, Ratusan Guru PAUD Digembleng Jadi Arsitek Karakter

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, yang hadir mewakili Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam, bicara lantang mengenai pentingnya peran guru PAUD. (Foto: dok.Diskominfo Batam)

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews – Pemerintah Kota (Pemko) Batam tak ingin main-main dalam membangun fondasi generasi penerus. Menyadari bahwa kualitas bangsa ditentukan sejak usia dini, ratusan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kota Batam kini digembleng untuk meningkatkan kompetensi mereka.

Melalui pelatihan intensif yang digelar di Golden View Hotel, Rabu (15/4/2026), para guru ini dibekali keterampilan melakukan asesmen formatif dan sumatif. Tujuannya jelas: agar proses belajar mengajar di level paling dasar ini menjadi lebih efektif, terukur, dan menyeluruh.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, yang hadir mewakili Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam, bicara lantang mengenai pentingnya peran guru PAUD. Menurutnya, di tangan merekalah arah masa depan anak-anak Batam ditentukan.

“Fondasi kualitas pendidikan dimulai dari jenjang PAUD. Di sinilah anak-anak belajar cara belajar yang baik, sekaligus membangun moral dan etika. Peran tersebut sangat ditentukan oleh para guru PAUD,” ujarnya tegas.

Firmansyah menekankan bahwa perhatian terhadap pendidikan bahkan harus dimulai sejak dini, sesuai dengan perspektif keagamaan yang menyebut pembentukan generasi unggul diawali sejak dalam kandungan. Oleh karena itu, ia meminta 206 peserta yang hadir tidak menyia-nyiakan kesempatan pelatihan ini.

“Kami berharap para narasumber dapat memberikan bekal ilmu terbaik untuk meningkatkan kompetensi guru PAUD,” katanya.

Langkah Pemko Batam ini bukan sekadar formalitas. Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan, menjelaskan bahwa selain memperdalam metode asesmen, para guru juga dilatih untuk memiliki kepekaan terhadap anak-anak berkebutuhan khusus atau inklusi.

Baginya, guru PAUD masa kini harus mampu membaca perkembangan setiap anak secara detail tanpa terkecuali.

“Asesmen formatif dan sumatif merupakan bagian penting untuk mengetahui perkembangan anak secara menyeluruh. Guru PAUD juga dituntut memiliki kompetensi dalam memberikan layanan bagi anak inklusif,” jelas Hendri.

Kegiatan yang diikuti oleh 206 tenaga pendidik ini dibagi ke dalam dua fokus utama: pemantapan asesmen perkembangan anak serta peningkatan kapasitas pendampingan anak inklusif.

Dengan penguatan ini, Pemko Batam optimis kualitas pendidikan di level hulu akan semakin kokoh dan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga kuat secara moral.

 

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :