Patroli Dialogis Polwan Polres Anambas di Pelabuhan Tarempa, Bangun Kedekatan dengan Masyarakat
Polisi Wanita (Polwan) melakukan patroli dialogis di Pelabuhan Tarempa.
Anambas, Batamnews – Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Anambas kembali mengedepankan pendekatan humanis melalui jajaran Polisi Wanita (Polwan). Pada Rabu, 21 Januari 2026 pagi, sejumlah Polwan melakukan patroli dialogis di Pelabuhan Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau, pusat aktivitas masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung pukul 09.30 hingga 11.00 WIB ini merupakan implementasi dari Program PRESISI Kapolri, dengan menekankan komunikasi dua arah.
Di pelabuhan yang menjadi gerbang utama transportasi laut Anambas itu, personel Polwan tak sekadar berpatroli. Mereka aktif menyapa warga, berdialog langsung, dan menyampaikan pesan kamtibmas dengan cara santun serta persuasif.
Baca juga: Kebakaran Hanguskan Deretan Kios di Legenda Malaka, Batam
Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka, menegaskan patroli dialogis ini bertujuan membangun kedekatan emosional dan kepercayaan masyarakat.
“Melalui patroli ini, kami ingin memastikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan. Polwan hadir tidak hanya untuk patroli, tetapi juga untuk mendengar langsung keluhan, masukan, dan harapan warga,” ujar Kapolres.
Pendekatan ini, menurutnya, sejalan dengan semangat transformasi Polri yang Presisi, yaitu prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan.
Kehadiran para Polwan mendapat respons positif dari warga. Masyarakat mengapresiasi pendekatan yang ramah dan komunikatif, sehingga merasa lebih nyaman menyampaikan berbagai informasi terkait keamanan lingkungan.
“Keamanan dan ketertiban tidak bisa terwujud tanpa partisipasi aktif masyarakat. Karena itu, komunikasi dua arah seperti ini akan terus kami tingkatkan,” tegas Kapolres.
Baca juga: Warga Gugat UU Lalu Lintas ke MK Usai Kecelakaan, Tuntut Larangan Tegas Merokok Saat Berkendara
Patroli dialogis ini menegaskan peran Polwan tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat. Pendekatan empatik dan terbuka diharapkan memperkuat kepercayaan publik dan menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di Kepulauan Anambas.

Komentar Via Facebook :