Apple Berburu Sensor Kamera Multispektral untuk Kejar Ketertinggalan dari China
Kamera Selfie iPhone Air.
Batam, Batamnews - Apple dikabarkan sedang mengevaluasi adopsi teknologi kamera mutakhir untuk menjawab ketertinggalannya dari kompetitor, khususnya merek ponsel China yang telah lebih dulu mengintegrasikan inovasi perangkat keras kamera.
Menurut laporan dari pengungkap informasi terpercaya Digital Chat Station, Apple telah menunjukkan ketertarikan pada sensor multispectral imaging dan telah melakukan pendekatan kepada beberapa pemasok. Namun, proses pengujian terhadap teknologi tersebut disebut belum dimulai.
Teknologi multispectral imaging bekerja dengan menangkap cahaya dalam beberapa pita gelombang yang berbeda, termasuk yang tidak terlihat oleh mata manusia.
Baca juga: Lawan DJI & Insta360, Dreame Leaptic Cube Tawarkan Kamera Aksi 8K dan Desain Modular
Pendekatan ini memungkinkan pengambilan informasi yang lebih detail dibandingkan sensor RGB konvensional yang hanya mendeteksi panjang gelombang merah, hijau, dan biru.
Penerapan sensor multispektral pada iPhone di masa depan berpotensi meningkatkan kemampuan pemisahan objek berdasarkan material dan persepsi kedalaman yang lebih baik. Akurasi persepsi kedalaman ini dapat menghasilkan foto portrait yang lebih presisi.
Data tambahan yang diperoleh juga berpeluang memperkuat pemrosesan gambar secara keseluruhan, performa dalam kondisi cahaya rendah, serta kecerdasan visual perangkat.
Meski DCS tidak merinci model iPhone mana yang akan pertama kali dibekali sensor tersebut, ia mengonfirmasi bahwa iPhone 18 Pro diproyeksikan akan membawa kamera utama 48MP dengan aperture variabel dan sensor telefoto periskop 48MP yang lebih besar.
Baca juga: Redmi Turbo 5 Max Segara Rilis, Klaim Tercepat di Kelas Rp 5 Jutaan
Tipster ini juga mengungkap bahwa Apple tengah menguji sensor Samsung beresolusi 200MP untuk kemungkinan digunakan pada iPhone di masa mendatang.
Langkah eksplorasi ini menandai upaya Apple untuk menutup celah inovasi di sektor kamera, yang dalam beberapa tahun terakhir telah menjadi area persaingan sengit antar produsen ponsel pintar global.
Komentar Via Facebook :