Dari 37 Pekerja Lokal, 2.091 Porsi Makanan Bergizi Diproduksi Setiap Hari untuk 20 Sekolah di Bintan

Dari 37 Pekerja Lokal, 2.091 Porsi Makanan Bergizi Diproduksi Setiap Hari untuk 20 Sekolah di Bintan

Bupati Bintan Roby Kurniawan saat meninjau salah satu dapur SPPG di Kabupaten Bintan.

Nurjali

Bintan, Batamnews – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bintan terus bergulir. Untuk memastikan makanan yang tiba di meja siswa bukan sekadar pemenuhan target jumlah, Bupati Bintan Roby Kurniawan turun langsung ke lapangan. Ia menyisir Dapur MBG Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Teluk Sebong, Kamis, 8 Januari 2026.

Kunjungan dilakukan saat dapur yang beroperasi sejak Desember lalu itu sedang ramai. Di dalamnya, 37 pekerja warga lokal sibuk menyiapkan, memasak, dan mengemas tepat waktu. Target hari itu: 2.091 porsi makan yang harus didistribusikan ke 20 sekolah, mulai dari KB hingga SMA.

Roby tak hanya datang sendiri. Ia didampingi Sekda dan unsur Forkopimda, menelusuri setiap sudut. Mulai dari gudang bahan baku, area masak, ruang pencucian, hingga tempat pembuangan limbah. Semua diperiksa detail.

Baca juga: Batam Bidik Rp9 Triliun APBD, Andalkan MICE Tourism dan Skala Prioritas

“Yang pertama kita lihat, sejauh mana dapur ini siap beroperasi dan memproduksi ribuan porsi setiap hari. Ini bukan sekadar mengejar jumlah, tapi kehigienisan dan kandungan gizinya,” tegas Roby seusai peninjauan.

Ia mengapresiasi pengelolaan yang sudah berjalan baik, namun tak lupa mengingatkan hal krusial: waktu dan higienitas. Distribusi makanan dimulai pukul 07.30 WIB, menyesuaikan jam istirahat sekolah. Jarak tempuh yang jauh, seperti ke Desa Pengudang dan Berakit, jadi perhatian khusus.

“Manajemen waktunya harus tepat. Jangan sampai terburu-buru, tapi juga harus sampai tepat waktu,” pesannya saat berbincang dengan Kepala SPPG dan Ahli Gizi setempat.

Di sisi menu, Roby menekankan pentingnya variasi. Saat itu, siswa akan mendapat ayam goreng bumbu, orek tempe, dan buah. Ia meminta kreasi menu terus dikembangkan agar anak-anak tidak bosan, namun tetap memenuhi standar gizi yang ditetapkan.

“Variasikan setiap hari. Menu sayur, buah, semuanya boleh berbeda, tapi indikator gizinya harus sesuai,” ucapnya.

Baca juga: Spesifikasi dan Keunggulan Citroen ELO, Mobil Konsep Listrik yang Jadi Ruang Hidup

Dapur SPPG Teluk Sebong yang dikunjungi hari itu melayani 20 sekolah di tiga desa. Satu dapur serupa di wilayah Mekar Sari sedang dalam penyelesaian dan akan melayani sekolah di empat wilayah lainnya. Langkah ini memastikan cakupan Program MBG semakin merata, menyentuh lebih banyak siswa di pelosok Bintan.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :