Korban Penusukan di Batu Aji Ternyata Dikerjai Teman Sendiri
Kondisi Renaldo Manik, Saat Menjalani Perawatan di Rumah Sakit Setelah Menjadi Korban Penikaman di Kawasan Putra Jaya Residence, Sabtu (20/12) sore. Foto Dokumentasi Polsek Batuaji
Batam, Batamnews - Seorang pemuda bernama Renaldo Manik (22) harus menjalani perawatan akibat tusukan pisau di punggung. Pelaku penikaman adalah rekan kerjanya sendiri, Muhammad Arif.
Insiden berdarah ini terjadi di Jalan Brigjen Katamso, kawasan Putra Jaya Residence, pada Sabtu, 20 Desember 2025 sore sekitar pukul 17.30 WIB.
Saat kejadian, korban yang merupakan karyawan PT ASL sedang dalam perjalanan pulang kerja bersama Lenaldi Manik. Menurut keterangan Lenaldi, mereka berdua melintas menggunakan sepeda motor.
Baca juga: 6 WNI Ditangkap Masuk Singapura Ilegal via Kapal Kayu, Ingin Cari Kerja
Tanpa alasan yang jelas, Renaldo tiba-tiba terlibat cekcok dengan Arif yang kebetulan mereka temui di jalan.
Cekcok tersebut dengan cepat berubah menjadi keributan fisik di pinggir jalan. Dalam situasi itu, Arif diduga secara tiba-tiba mengeluarkan senjata tajam dan menikam Renaldo dari belakang. Korban pun langsung terjatuh dengan kondisi dua luka tusuk di bagian punggung sebelah kanan.
Warga yang menyaksikan kejadian segera memberi pertolongan pertama sebelum Renaldo dilarikan ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.
Kapolsek Batu Aji, AKP Raden Bimo Dwi Lambang, menyatakan pelaku telah diamankan beberapa jam setelah kejadian.
“Pelaku kita tangkap beberapa jam setelah melakukan penusukan,” ujar Bimo, Selasa, 23 Desember 2025.
Bimo menjelaskan, insiden berawal dari perseteruan di jalan. Saat berkelahi, korban sempat dipiting pelaku dan berusaha mengambil sesuatu di jalan. Melihat aksi itu, Arif langsung menikam punggung Renaldo.
Baca juga: Mertua Kejar Menantu Sambil Bawa Senjata Tajam, Polisi Bergerak Cepat Lewat 110
“Korban ditusuk oleh pelaku dua kali, lalu pelaku melarikan diri,” jelasnya.
Saat ini, Muhammad Arif telah ditahan di Polsek Batu Aji dan akan dijerat dengan pasal penganiayaan berencana. Pihak kepolisian masih mendalami motif pasti di balik penikaman yang dilakukan oleh teman sendiri ini.
Komentar Via Facebook :