PAD Reklamasi Sangat Kecil, Pemerintah Hanya Diam

PAD Reklamasi Sangat Kecil, Pemerintah Hanya Diam

Yudi Kurnain, Ketua Komisi II DPRD Batam. (foto: edo/batamnews)

Indrawan


BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Ketua Komisi II DPRD Yudi Kurnain mengakui banyak pihak yang hanya diam terkait masalah reklamasi di Batam. Padahal, pendapatan yang masuk ke daerah sangat kecil dibandingkan luas pantai yang direklamasi. Belum lagi dampak kerusakan lingkungannya.

"Saya sudah hafal betul, karena saya sudah belasan tahun menjadi anggota dewan. Tapi apa, satu suara akan tenggelam dengan banyak suara," ucap Yudi di acara Konsultasi Wilayah XIII Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) di Batam.

Tapi, sambungnya, saat ini dirinya tidak akan tinggal diam. Berangkat dari surat yang ia terima dari Gubernur Kepri HM Sani sebelum meninggal, ia berjanji akan mengusut sampai tuntas seperti masalah Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang sangat kecil dari reklamasi.

"Sederhana saja, kita melihat dari pendapatan pajak dari galian C. Di sana sudah jelas diatur dalam Undang-undang Nomor 28 Tahun 2009, bahwa perkubiknya Rp 1.000 untuk pendapatan daerah," kata Yudi.

(isk)

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :