Satu Tersangka Ditahan, Tiga Anak di Bawah Umur Terjaring Penggerebekan di CGC Batam Berasal dari Sumut
Subdit 4 PPA Ditreskrimum Polda Kepri. (foto. Batamnews.co.id).
Batam, Batamnews – Tim gabungan Subdit IV Renakta (PPA) Ditreskrimum Polda Kepri bersama Polsek Sagulung melakukan penggerebekan terhadap sebuah ruko di kawasan Cipta Grand City (CGC), Kecamatan Sagulung, Kota Batam, pada Jumat (5/12/2025) sekitar pukul 17.00 WIB.
Operasi tersebut dilakukan setelah adanya laporan masyarakat tentang dugaan perekrutan perempuan dari luar Batam untuk dipekerjakan sebagai Ladies Companion (LC).
Dalam penyisiran di lokasi, petugas menemukan belasan perempuan yang ditempatkan di lantai dua bangunan ruko tersebut. Mereka berasal dari berbagai daerah di luar Batam dan diduga direkrut untuk bekerja di tempat hiburan malam (THM).
"Iya benar adanya kegiatan tersebut yang dilakukan oleh PPA Ditreskrimum Polda Kepri. 15 (lima belas) orang perempuan diamankan ke Mapolda Kepri," ujar AKBP Andhika Aer kepada batamnews.co.id.
Dari 15 perempuan yang diamankan, informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa tiga di antaranya masih berstatus anak di bawah umur. Ketiganya diduga akan dipekerjakan sebagai LC di sejumlah THM di Batam, sehingga menguatkan dugaan terjadinya Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
Ketiga anak bawah umur ini berasal dari Provinsi Sumatera Utara (Sumut).
Penggerebekan ini berawal dari laporan masyarakat mengenai adanya anak di bawah umur yang dipekerjakan oleh tersangka berinisial B alias Mami, yang diduga berperan sebagai perekrut dari Agensi Channel Manajemen dan menempatkan korban di beberapa THM di kawasan Batu Aji.
"Kami sudah menetapkan satu orang tersangka dari kasus ini, dan saat ini masih kami lakukan pengembangan," tegas AKBP Andhika.
Hingga berita ini diturunkan, penyidik Polda Kepri masih melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap korban dan mendalami jaringan perekrutan yang lebih luas. Polisi juga sedang menelusuri keterlibatan pihak lain, termasuk dugaan peran tempat hiburan malam yang mempekerjakan para korban.

Komentar Via Facebook :