Polisi Segera Umumkan Tersangka Ledakan MT Federal II, Bukti Labfor Jadi Kunci

Polisi Segera Umumkan Tersangka Ledakan MT Federal II, Bukti Labfor Jadi Kunci

Kapolsek Batuaji AKP Raden Bimo Dwi Lambang saat mendatangi lokasi kejadian didalam PT ASL Shipyard. (Foto: istimewa)

Rhuuzi Wiranata

Batam, Batamnews – Penyidik Polresta Barelang terus mempercepat proses pengungkapan kasus ledakan kapal MT Federal II yang menewaskan 14 pekerja di galangan kapal PT ASL Shipyard. Setelah hampir seluruh rangkaian pemeriksaan rampung, penetapan tersangka dalam tragedi maut tersebut dipastikan akan segera diumumkan.

Kapolresta Barelang, Kombes Zaenal Arifin, menyampaikan bahwa proses penyidikan kini memasuki tahap krusial. Sejumlah barang bukti penting sudah dikumpulkan, termasuk hasil investigasi laboratorium forensik Mabes Polri yang menjadi kunci penentuan pihak bertanggung jawab.

"Proses masih terus berlanjut, hari ini penyidik juga sudah saya panggil dan kami masih dalam tahap pengumpulan bukti-bukti,” ujar Zaenal saat ditemui Kamis (4/12/2025) sore.

Ia menjelaskan, penyidik tengah mencocokkan seluruh bukti yang telah diperoleh agar konstruksi kejadian menjadi lebih terang. Temuan-temuan tersebut mencakup keterangan puluhan saksi, barang bukti dari lokasi kejadian, serta laporan hasil Labfor.

"Kita masih mencocokan bukti-bukti yang kita dapatkan, untuk menentukan kejelasan konstruksi peristiwa serta pihak yang paling bertanggung jawab atas terjadinya ledakan," jelasnya.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, laporan forensik dari Mabes Polri memuat analisis mendalam mengenai kandungan gas, titik api pertama, serta kemungkinan pemicu ledakan yang menyebabkan getaran hebat di area kapal dan menewaskan para pekerja. Hasil tersebut kini menjadi dasar penyidik merangkai skenario lengkap kejadian.

Hingga saat ini, puluhan saksi telah diperiksa secara intensif. Mereka termasuk pekerja lapangan, mandor, teknisi, hingga petugas keselamatan kerja (K3). Tidak hanya itu, jajaran manajemen PT ASL Shipyard, mulai dari level pengawas hingga puncak direksi, juga telah dipanggil untuk memberikan keterangan resmi.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :