"Saya Telepon Tiga Kali, Tak Diangkat..." Kesaksian Pilu Paman Temukan Abd Rahman Tergantung
Polisi Saat Akan Mengevakuasi Korban Gantung Diri di Blok C Baloi Kolam, Korban Dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Untuk Dilakukan Autopsi, Rabu (3/12) siang.
Batam, Batamnews - Warga Baloi Kolam, Sei Panas, Batam Kota, diguncang duka pada Rabu, 3 Desember 2025 pagi. Seorang pria dewasa ditemukan meninggal akibat gantung diri di rumahnya, Blok C No. 245 RT 02 RW 16.
Korban dikenal sebagai Abd Rahman, lahir di Bengkel pada 1 Juli 1986. Ia ditemukan dalam keadaan tergantung di dalam rumahnya sendiri.
Kusni Anang, paman korban yang menjadi saksi mata, menceritakan pagi yang berubah pilu. Sekitar pukul 10.00 WIB, dia berulang kali mencoba menelepon Abd Rahman untuk diajak sarapan.
“Saya telepon tiga kali, tapi tidak diangkat. Karena khawatir, saya langsung ke rumahnya,” ujar Kusni dengan suara bergetar.
Sesampai di sana, pintu rumah ternyata tidak dikunci. “Saya buka pintu depan dan langsung masuk. Betapa terkejutnya saya melihat Abd Rahman sudah tergantung,” kenangnya. Kusni pun segera meminta tolong tetangga dan melaporkan kejadian tersebut.
Aparat Kepolisian Sektor Batam Kota langsung bergerak setelah menerima laporan. Tim Inafis Polresta Barelang juga turun ke lokasi untuk memproses tempat kejadian.
“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kejadian ini. Keterangan dari paman korban dan beberapa tetangga telah kami ambil,” jelas seorang petugas di lokasi.
Baca juga: Lori Sampah DLH Kota Batam Ambruk di Bundaran Batam Kota, Sampah Berserakan
Abd Rahman dikenal sebagai sosok yang baik dan ramah di lingkungannya. Kepergiannya tentu meninggalkan luka yang dalam bagi keluarga dan kerabat.
Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan spekulasi. “Kami akan bekerja semaksimal mungkin untuk mengungkap fakta yang sebenarnya,” tegas petugas tersebut.

Komentar Via Facebook :