Setelah 14 Korban Jiwa, Kasus Ledakan Kapal MT Federal II Naik ke Tahap Penyidikan
Kapolda Kepri Irjen Asep Safrudin dan Kapolresta Barelang Kombes Zaenal Arifin, Saat Melihat Kapal KM Federal II Yang Meledak Didalam PT ASL Shipyard. Foto : Tommy Purniawan
Batam, Batamnews - Tragedi ledakan kapal MT Federal II di galangan PT ASL Shipyard, Tanjunguncang, Batu Aji, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, yang merenggut 14 nyawa kini memasuki tahap baru.
Kapolresta Barelang, Kombes Pol Zaenal Arifin, menyatakan bahwa kasus ini telah ditingkatkan statusnya dari penyelidikan ke penyidikan. Artinya, penelusuran untuk menentukan siapa yang bertanggung jawab semakin mendalam.
Zaenal menjelaskan, dari proses yang telah berjalan selama beberapa pekan, ditemukan indikasi kelalaian yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa.
Baca juga: DPRD Batam Desak PT ASL Evaluasi Total Sistem K3 Usai Ledakan Kapal Federal II Tewaskan 13 Pekerja
Sebanyak 43 saksi telah diperiksa, berasal dari berbagai pihak seperti perusahaan utama, subkontraktor, hingga pejabat Dinas Tenaga Kerja. Pemeriksaan dilakukan secara komprehensif agar seluruh fakta terungkap tuntas.
Di sisi lain, Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin menambahkan, penentuan tersangka masih menunggu hasil akhir dari Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri.
Tim inilah yang kini tengah menganalisis barang bukti dari lokasi kejadian untuk memastikan penyebab kebakaran di dalam tangki kapal.
Asep menegaskan, proses ini juga melibatkan ahli forensik dan K3 dari Disnaker guna memastikan apakah ada aspek keselamatan kerja yang diabaikan.
Meski demikian, ia memastikan tidak ada kendala berarti dalam penyelidikan. Semua data dan keterangan saksi dikumpulkan untuk membangun kesimpulan yang objektif.
“Kami ingin hasil Labfor segera keluar, agar tersangka dapat segera ditetapkan,” tegas Asep. Ia berjanji proses hukum akan berjalan profesional dan transparan, tanpa berlarut-larut, namun juga tidak terburu-buru.
Sementara itu, Zaenal menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya 14 korban dalam insiden tersebut. Ia memastikan penyidik bekerja maksimal untuk mengungkap penyebab ledakan dan memastikan pihak yang lalai mempertanggungjawabkannya.
“Kami turut berduka. Kasus ini akan terus kami kawal hingga tuntas,” ujarnya.
Komentar Via Facebook :