Polisi Grebek Hotel Miss Universe, Sita Barang Bukti Kasus Promosi Judi Online

Polisi Grebek Hotel Miss Universe, Sita Barang Bukti Kasus Promosi Judi Online

Miss universe.

Nurjali

Batam, Batamnews - Otoritas Thailand sedang menyelidiki Miss Universe Organisation (MUO) setelah seorang kontestan diduga terlihat mempromosikan kasino online secara tidak sah.

Kontestan asal Filipina itu terlihat memegang bantal berbentuk kucing yang memuat logo sponsor dalam sebuah video promosi. Namun, logo tersebut diduga terkait dengan situs judi online yang berbasis di Filipina—sebuah pelanggaran terhadap hukum anti-jud yang ketat di Thailand.

Sebagai respons, polisi menggerebek penginapan para kontestan kompetisi Miss Universe ke-74, yang dijadwalkan berlangsung di Bangkok pada akhir bulan ini.

Baca juga: Kekacauan Berdarah di Kereta Inggris: 9 Korban Kritis Usai Ditikam Massal

Pada 3 November 2025, polisi tiba di hotel di Bangkok dan menyita sejumlah barang promosi, termasuk bantal bermerek serta beberapa peralatan syuting. Orang-orang yang terlibat juga dipanggil untuk dimintai keterangan.

Nawat Itsaragrisil, ketua panitia penyelenggara Miss Universe Thailand, mengklaim bahwa dirinya tidak mengetahui adanya promosi tersebut sampai anggota timnya dan penonton melihat spanduk kasino online dalam video promosi dan menjadi curiga. 

Dia juga menuduh bahwa kontestan telah diinstruksikan untuk merekam konten ilegal tersebut oleh MUO, sementara penyelenggara lokal "sama sekali tidak terlibat."

Dia lebih lanjut membantah klaim MUO bahwa dirinya telah menyetujui kampanye tersebut. "Promosi ini dilakukan sepenuhnya oleh Miss Universe Organisation (MUO)," ujarnya dalam sebuah pernyataan.

MUO adalah organisasi induk dari ajang tersebut, sedangkan panitia yang diketuai Nawat bertanggung jawab menyelenggarakan edisi Thailand tahun ini.

Nawat, yang hadir di kantor polisi untuk memberikan kesaksian, mengonfirmasi bahwa dialah yang secara pribadi melaporkan kasus ini kepada pihak berwajib setelah mendapat informasi tentang video mencurigakan tersebut.

Dia lebih lanjut mengkritik MUO karena menangani operasi dengan ceroboh dan mengabaikan hukum setempat. Namun, keterlibatan Nawat dalam urusan ini justru memunculkan pertanyaan.

Awalnya merupakan CEO dari ajang lain, Miss Grand International (MGI), dia ditunjuk sebagai direktur eksekutif ajang Miss Universe awal tahun ini. Grup MGI-nya kemudian memperoleh lisensi untuk Miss Universe Thailand, dan karenanya menjadi tuan rumah edisi ke-74 dari ajang global tersebut.

Ketegangan antara MUO dan panitia Miss Universe semakin memanas ketika sebuah video yang menampilkan Nawat mengkritik MUO beredar online.

“Mereka (MUO) tidak tahu cara menjalankan kontes kecantikan,” komentar Nawat. “Mereka tidak aktif sama sekali. Tapi kami tidak akan lagi menindaklanjuti mereka. Kami sudah selesai memberi nasihat. Sekarang kami yang akan memimpin.”

Raul Rocha, Presiden MUO, membalas dengan memposting gambar penurunan harga saham yang signifikan dari Miss Grand International Public Co. Ltd.

Baca juga: Prajurit Pria Ejakulasi di Sepatu Perempuan yang Sedang Tidur di Kapal Ferry

Polisi telah memerintahkan penyelidikan segera untuk memverifikasi apakah platform online yang tertaut pada bantal tersebut memang beroperasi sebagai kasino ilegal. 

Laporan awal telah diajukan, meski verifikasi lebih lanjut masih diperlukan sebelum tuntutan pidana dapat dipertimbangkan.

Meski begitu, kompetisi Miss Universe 2025 dipastikan akan berlanjut sesuai rencana di Bangkok dari tanggal 2 hingga 21 November 2025.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :