Kekacauan Berdarah di Kereta Inggris: 9 Korban Kritis Usai Ditikam Massal

Kekacauan Berdarah di Kereta Inggris: 9 Korban Kritis Usai Ditikam Massal

Video penikaman masal yang terlihat di cctv di dekat tempat kejadian.

Nurjali

Batam, Batamnews - Bayangkan suasana malam yang biasa dalam sebuah kereta api yang penuh penumpang. Tiba-tiba, ketenangan itu pecah oleh teriakan dan kepanikan. "Lari, lari! Ada orang menikam-nikam!" seru seorang penumpang.

Inilah yang terjadi di sebuah kereta LNER yang sedang melintasi Cambridgeshire, Inggris. Sebuah peristiwa penikaman massal membuat kereta itu terpaksa berhenti. 

Akibatnya, sepuluh orang harus dilarikan ke rumah sakit, dan sembilan di antaranya dikabarkan mengalami luka yang mengancam jiwa.

Baca juga: Pengunjung Tembak Mati Pemilik Restoran Gara-gara Hidangan Biryani Berisi Daging

Saksi mata menggambarkan suasana di dalam kereta seperti adegan film horor. "Sangat mengerikan, murni kekacauan," ujar seorang penumpang, Sabtu, 1 November 2025 waktu setempat.

"Darah ada di mana-mana. Pemandangannya sangat mengerikan dan memicu kepanikan murni di dalam kereta." Dalam upaya menyelamatkan diri, beberapa penumpang sampai terinjak-injak.

Polisi bergegas ke tempat kejadian dengan lebih dari 30 petugas, termasuk polisi bersenjata. Dua pria berhasil ditangkap di lokasi. Awalnya, insiden ini dikategorikan sebagai serangan teror, tetapi belakangan status itu dicabut. 

Meski begitu, polisi anti-teror tetap dilibatkan untuk membantu penyelidikan. Petugas senior polisi mengatakan masih terlalu dini untuk berspekulasi tentang motif di balik penikaman ini.

Sebuah aksi herofik juga terlihat di tengah kekacauan. Seorang pria tua disebutkan menghalau seorang pelaku yang hendak menikam seorang gadis muda. Pria itu pun terluka, terkena bacokan di kepala dan lehernya.

Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, menyebut kejadian ini "sangat mengkhawatirkan" dan menyampaikan rasa terima kasihnya kepada layanan darurat yang bertugas. Kereta-kereta di rute tersebut pun dialihkan dan penumpang diminta untuk tidak melakukan perjalanan sementara waktu.

Baca juga: Prajurit Pria Ejakulasi di Sepatu Perempuan yang Sedang Tidur di Kapal Ferry

Kisah malam yang berawal biasa, namun berakhir dengan kepanikan dan luka, ini kembali menyentak kesadaran publik. Saat ini, para korban dan saksi yang masih terguncang sedang menjalani pemulihan, sementara polisi terus bekerja untuk mengungkap duduk perkara sebenarnya di balik peristiwa mengenakan ini.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :