Ustadz Condro Ruqyah "Lampu Merah Maut" Tiban Centre, Ini Tujuannya

Ustadz Condro Ruqyah "Lampu Merah Maut" Tiban Centre, Ini Tujuannya

Ustadz Condro melakukan ruqiah di Simpang Empat Tiban Centre, Kota Batam.

Nurjali

Batam, Batamnews - Ustadz Condro, yang sebelumnya dikenal setelah meruqyah Jembatan Barelang, kembali melakukan aksi. Kali ini, ia dan Tim Ruqyah On The Street (ROS) mendatangi Simpang Empat Tiban Centre, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, sebuah persimpangan yang dikenal rawan kecelakaan dan dijuluki "lampu merah maut" oleh warga.

Pada Minggu pagi, 26 Oktober 2025, mereka melaksanakan ruqyah di lokasi yang sering menjadi tempat kejadian kecelakaan beruntun.

"Alhamdulillah, pagi ini kami telah melaksanakan ruqyah di sini, tempat yang kerap terjadi kecelakaan," ujar Ustadz Condro.

Baca juga: Nurdia, Farmasis BPOM Batam, Tewas Dibunuh Suami di Singapura

Ia menjelaskan, kecelakaan bisa disebabkan berbagai faktor. "Ada faktor mekanis, elektris, atau bisa juga faktor spiritual seperti gangguan jin atau makhluk halus," jelasnya.

Dalam ritualnya, Ustadz Condro menyiramkan air yang telah dibacakan ayat-ayat ruqyah di empat titik berbeda di persimpangan tersebut. 

"Bismillah, sudah saya siram di empat titik dengan air yang telah dikocok dan dibacakan ruqyah," katanya.

Ia juga menyampaikan pesan tegas kepada makhluk halus yang diyakini mengganggu. 
"Saya sampaikan, kalau di sini ada jin yang suka mengganggu, ingatlah firman Allah. Saya nasihati mereka untuk menyingkir. Tempat ini untuk manusia," tegasnya.

Ustadz Condro merasa terpanggil membersihkan tempat-tempat yang dianggap angker di Batam. 
"Tim ROS hadir untuk meruqyah lokasi-lokasi yang sering dijauhi karena kesan mistis," ujarnya.

Sebelumnya, mereka juga telah melakukan hal serupa di Taman Kolam Nagoya Center, yang juga dikenal angker dan rawan kecelakaan.

Ia menyoroti dampak negatif dari stigma angker terhadap tempat umum. 
"Kalau suatu tempat dilabeli mistis, orang jadi malas datang. Padahal tempatnya bagus. Ini merugikan, terutama bagi UMKM setempat yang omzetnya turun," ungkapnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian HUT ke-22 ROS, yang diperingati sejak 19 Juli lalu. 

"Ini kelanjutan dari ruqyah pertama di Barelang tahun 2003. Ke depan, akan kami lakukan juga di Simpang Palas dan titik-titik rawan lain," tuturnya.

Baca juga: Keluarga Korban Tewas Ditabrak Yaris di Batam Tuntut Keadilan: "Pelaku Tak Ditahan, Tak Minta Maaf"

Aksi ruqyah ini menarik perhatian warga dan menjadi perbincangan di media sosial. Masyarakat berharap, upaya ini dapat mengurangi angka kecelakaan di lokasi tersebut.

Sementara itu, perwakilan Tim ROS Batam mengingatkan pentingnya keselamatan berkendara. 

"Kami himbau masyarakat patuh aturan lalu lintas. Dengan patuh, kita bisa mengurangi risiko kecelakaan. Ingat, keluarga menantimu pulang dengan selamat. Menjaga keselamatan adalah rezeki," pesannya.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :