Sopir Truk PT MBS Diamankan, Korban Tertimpa Kontainer di Batam Harus Diamputasi
Supir truk saat menjalani pemeriksaan polisi.
Batam, Batamnews - Kaki Fatmawati terpaksa diamputasi setelah mengalami kecelakaan di depan Citra Buana Center Park 2, Kelurahan Batuampar, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, pada Rabu, 22 Oktober 2025.
Kecelakaan itu menyebabkan kakinya yang tertimpa bak kontainer truk mengalami luka berat, terutama di bagian tempurung. Akibatnya, tim medis memutuskan untuk melakukan amputasi.
Polisi telah mengamankan sopir truk Isuzu GIGA bernopol BP 8125 DU milik PT MBS yang diduga terkait kecelakaan ini. Di Unit Lakalantas Polresta Barelang, sejumlah saksi telah dimintai keterangan.
Motor yang dikendarai Fatmawati rusak parah dan tidak dapat digunakan lagi setelah tertimpa truk bermuatan alat berat.
Baca juga: Kaki Fatmawati Terancam Diamputasi Usai Tertimpa Rantai Alat Berat di Batam
Menurut Kasubnit I Satlantas Polresta Barelang, Ipda Tarmizi Rambe, Fatmawati masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Budi Kemuliaan.
Sementara itu, sopir truk berinisial Sa telah diamankan dan menjalani pemeriksaan. Hasil tes urine menunjukkan bahwa Sa tidak dalam pengaruh alkohol atau narkoba.
Penyidik masih memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan bukti pendukung, termasuk rekaman CCTV di sekitar lokasi. "Kita masih mencari bukti-bukti lain. Informasinya, kaki korban memang diamputasi," kata Rambe.
Sebelumnya, Fatmawati dilaporkan tidak sadarkan diri dan sesekali meringis kesakitan. Saat kejadian, ia mengendarai Yamaha N-Max hitam bernopol BP 4313 OM.
Sa, sopir truk tronton dari PT MBS, mengaku sedang menarik kontainer bermuatan alat berat. Saat akan berputar di U-Turn menuju Batuampar, muatan truk tiba-tiba patah dan jatuh.
"Saat muatan terjatuh, saya mendengar suara teriakan, lalu saya berhenti," ujarnya.
Baca juga: Fatmawati Tertimpa Muatan Excavator di Batam, Sopir Truk Diperiksa Urine
Sa mengklaim bahwa sebelum berbelok, ia memastikan tidak ada kendaraan di samping. Namun, tiba-tiba muatannya patah dan menimpa korban. Ia menegaskan tidak melarikan diri setelah kejadian dan siap mempertanggungjawabkan proses hukum.
"Bukannya saya berdalih. Ada rekaman CCTV di lokasi yang bisa menjelaskan kejadian sebenarnya," katanya.
Komentar Via Facebook :