Damkar Batam Evakuasi 2 Ular Sanca dalam Sehari, dari Rumah Dinas Polisi hingga Pengadilan

Damkar Batam Evakuasi 2 Ular Sanca dalam Sehari, dari Rumah Dinas Polisi hingga Pengadilan

Tim Rescue Damkar Pos Sei Panas Evakuasi Ular Sanca Yang Kedua Kalinya di Kantor Pengadilan Negeri Batam, Rabu (22/10/2025) sekira pukul 18.30 Wib. (foto. batamnews.co.id)

Nurjali

Batam, Batamnews - Rabu, 22 Oktober 2025, menjadi hari yang sibuk bagi tim Rescue Damkar Batam Pos Sei Panas, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Dalam sehari, mereka dua kali dipanggil untuk menangani ular sanca di lokasi yang berbeda.

Petugas pertama kali beraksi sekitar pukul 10.00 WIB. Mereka dipanggil ke rumah dinas Polresta Barelang setelah warga melihat kepala ular menggantung di dapur. Begitu tiba, ular sepanjang kira-kira 4 meter itu sudah bersembunyi di dalam plafon.

Indra Kurniawan, petugas Rescue yang menangani kasus ini, menceritakan prosesnya yang cukup menantang. 

Baca juga: Geger, Ular Piton 4 Meter Bersembunyi di Plafon Rumah Dinas Polresta Barelang Batam

Ular itu sempat melilit erat rangka plafon. Karena ruang plafon sangat sempit, timnya terpaksa menjebol sebagian kecil plafon untuk menarik ular keluar dengan aman.

Tak sampai sepuluh jam kemudian, pukul 18.30 WIB, tim yang sama kembali bergerak. Kali ini, laporan datang dari gorong-gorong Kantor Pengadilan Negeri Kota Batam. Dari sana, mereka mengamankan seekor ular sanca lagi, yang kali ini berukuran sedikit lebih kecil, sekitar 3 meter.

"Dalam rentang sepuluh jam, kami mengevakuasi dua ular sanca dari dua lokasi berbeda," jelas Indra.

Kedua ular itu ditangani dengan peralatan khusus, dimasukkan ke dalam kotak pengaman (safety box), dan kemudian dilepasliarkan ke hutan yang jauh dari permukiman penduduk.

Baca juga: Warga Taman Duta Mas Batam Keluhkan Polusi Asap Pabrik Kayu Palet

Indra mengingatkan warga untuk selalu waspada, terutama yang tinggal di dekat semak atau hutan. 

"Jika menemukan satwa liar seperti ular, segera hubungi petugas. Jangan coba menangkap sendiri karena berisiko," tegasnya.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :