8.766 Seragam Sekolah Gratis Siap Dibagikan untuk Siswa SD di Karimun
Sebanyak 8.766 stel seragam sekolah kini telah tiba dan siap untuk didistribusikan kepada para siswa di seluruh wilayah Karimun. (Foto: Edo/Batamnews)
Karimun, Batamnews – Program seragam sekolah gratis untuk pelajar Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Karimun mulai terealisasi. Sebanyak 8.766 stel seragam sekolah kini telah tiba dan siap untuk didistribusikan kepada para siswa di seluruh wilayah Karimun.
Seragam yang terdiri dari pakaian putih merah dan pramuka ini merupakan bagian dari program prioritas Bupati Karimun, Iskandarsyah, yang bertujuan meringankan beban biaya pendidikan bagi masyarakat, khususnya orang tua siswa sekolah dasar.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karimun, Grandy Tuerah, mengatakan bahwa seragam tersebut akan segera disalurkan secara gratis kepada seluruh siswa SD, baik negeri maupun swasta.
“Totalnya ada 8.766 stel seragam, terdiri dari 4.383 stel seragam nasional merah putih dan 4.383 stel seragam pramuka. Anggaran pengadaan berasal dari APBD murni 2025 sebesar Rp 2 miliar,” ujar Grandy, Senin (20/10/2025).
Grandy menjelaskan, setiap siswa SD penerima akan mendapatkan dua stel seragam, yakni satu stel seragam nasional dan satu stel seragam pramuka. Bantuan ini akan disalurkan kepada siswa dari 141 sekolah dasar yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Karimun.
“Jumlah siswa SD laki-laki penerima bantuan sebanyak 2.308 orang, sementara 2.075 siswa perempuan juga akan menerima seragam gratis,” ujarnya.
Lebih lanjut, Grandy mengungkapkan bahwa pihaknya masih menunggu kedatangan seragam untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) agar proses penyerahan dapat dilakukan secara serentak.
“Seragam SD yang sudah tiba sementara disimpan di gedung PGRI Karimun. Kami menunggu pengiriman seragam SMP yang dijadwalkan tiba dalam bulan ini,” ujar Grandy.
Program seragam gratis ini menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Karimun dalam mendukung pemerataan akses pendidikan dan mengurangi beban ekonomi masyarakat. Selain membantu orang tua siswa, kebijakan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan semangat belajar anak-anak sejak dini serta memperkuat rasa kebersamaan di lingkungan sekolah.

Komentar Via Facebook :