Korban Tewas, Siswa SMA Negeri 14 Batam Meninggal dalam Kecelakaan Tunggal di Batu Ampar
Almarhum Seorang remaja, yang masih berseragam SMA Negeri 14 Batam.
Batam, Batamnews - Tengah malam itu, Sabtu, 18 Oktober 2025 kemarin, jalanan di depan Puskesmas Tanjung Sengkuang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, mendadak berubah menjadi tempat peristiwa pilu.
Seorang remaja, yang masih berseragam SMA Negeri 14 Batam, meregang nyawa di aspal. Achmad Sathoni, itulah nama remaja itu. Ia tinggal di Bukit Makmur, Batu Ampar.
Dari informasi yang beredar, ia tewas dalam sebuah kecelakaan tunggal. Motor yang dibawanya bersama teman-temannya tiba-tiba terbabas.
Baca juga: Cerita Suami Korban: "Mereka Cuma Berteduh, Diterjang Mobil yang Melaju Kencang"
Saksi mata dari warga sekitar bercerita, sesaat sebelum kejadian, terlihat sekelompok anak muda melintas dengan kencang.
Tak lama kemudian, sebuah suara benturan keras menggelegar di depan puskesmas. "Satu orang meninggal di tempat," ujar seorang warga yang ada di lokasi.
Korban yang baru saja pulang beraktivitas bersama teman-temannya itu dikenali sebagai anak yang baik dan ramah. Sebuah pesan yang beredar di media sosial pun menuliskan kesan yang sama: "Anak baik itu, tinggal di Bukit Makmur."
Baca juga: Kronologi Kecelakaan Maut di Batam: 1 Orang Tewas dan 3 Luka Berat
Tim dari Unit Laka Lantas Polresta Barelang pun segera tiba. Mereka melakukan olah TKP, sebelum membawa jasad Achmad Sathoni ke rumah sakit. Malam itu, sebuah kisah remaja berakhir terlalu cepat.
Komentar Via Facebook :