Cerita Suami Korban: "Mereka Cuma Berteduh, Diterjang Mobil yang Melaju Kencang"

Cerita Suami Korban: "Mereka Cuma Berteduh, Diterjang Mobil yang Melaju Kencang"

Suami Sri Bintang salah satu korban kecelakaan maut ditabrak mobil saat berteduh.

Nurjali

Batam, Batamnews - Dengan suara yang bergetar, seorang suami menceritakan kembali detik-detik yang mengubah hidupnya. Pagi itu, Minggu, 19 Oktober 2025, istrinya, Sri Bintang, dan tiga temannya sedang dalam perjalanan menggunakan sepeda motor. Hujan deras tiba-tiba mengguyur, memaksa mereka mencari tempat berteduh.

Mereka memilih berteduh di bawah tenda seorang pedagang buah di pinggir Jalan Yos Sudarso, Batu Ampar, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau. 

"Karena hujan, mereka berhenti di tempat pedagang buah itu," ujar Budi, suami Sri. 

Untuk menjaga keselamatan, mereka memarkir kedua motornya agak ke dalam, menjauhi badan jalan. "Mereka duduk di area buah itu. Motornya diparkir lebih ke dalam," jelasnya.

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Maut di Batam: 1 Orang Tewas dan 3 Luka Berat

Namun ketenangan mereka tiba-tiba berakhir. Sebuah mobil Toyota Yaris Cross bernopol BP 1651 CO melaju kencang dari arah Jodoh menuju Sei Panas. 

"Kami tidak menyangka ada mobil yang melaju begitu cepat," tutur Budi, menirukan kata-kata istrinya.

Sri dan teman-temannya berusaha menghindar, tetapi sudah terlambat. "Ibu-ibu itu sempat melihat, tapi tidak sempat menghindar. Mereka terbawa empat orang itu ke jurang, bersama mobilnya," papar Budi dengan wajah sedih.

Akibatnya sungguh tragis. Keempat wanita itu terlempar brutal. Beberapa jatuh ke jurang di tepi jalan, bersama mobil yang menabrak mereka.

Pedagang buah dan warga segera beraksi. Dengan susah payah, mereka menurunkan jurang untuk menolong korban. "Empat korban itu diangkat oleh para penjual buah dan warga," kata Budi.

Namun satu nyawa tidak tertolong. Uni Misa, salah seorang dalam rombongan, meninggal di tempat kejadian. 

"Yang meninggal tidak langsung diangkat karena khawatir kondisinya memburuk," ujar Budi memahami keputusan tersebut.

Baca juga: Daftar Korban Tabrakan Maut Mobil Yaris Cross Seruduk Rombongan Ibu-Ibu Berteduh di Batu Ampar, Satu Tewas dan Tiga Luka-Luka

Tiga korban selamat, termasuk Sri, dibawa ke Rumah Sakit Budi Kemuliaan. "Alhamdulillah, hasil rontgen bagus, jadi langsung boleh pulang. Hanya mengalami bengkak-bengkak saja," ungkap Budi lega.

Sementara keluarga Uni Misa telah mempersiapkan pemakaman di Sungai Panas, menunggu kedatangan anak almarhumah yang akan tiba malam hari untuk memberikan penghormatan terakhir.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :